Pelajar MAN 1 Deliserdang Berusia 16 Tahun Jadi Korban Penembakan Brutal OKP – Harus Jalani Dua Kali Operasi, Biaya Rp150 Juta

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG, Garudapost.id

Nasib malang menimpa seorang pelajar MAN 1 Deli Serdang berusia 16 tahun yang menjadi korban penembakan brutal oleh kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) di kawasan Jalan Sei Blumai, Kecamatan Tanjung Morawa. Korban harus menjalani dua kali operasi besar setelah peluru senapan angin bersarang dan merusak selaput jantung serta paru-parunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peristiwa terjadi pada Sabtu (3/5/2026) dini hari. Menurut tante korban, AS, remaja tersebut sedang pulang dari rumah temannya naik sepeda motor ketika diadang oleh dua orang pria. Satu pelaku menghadang kendaraan, sementara yang lain menodongkan senapan angin. Saat korban hendak melaju kembali, pelaku menembak dari jarak dekat. Korban yang bersimbah darah menyelamatkan diri ke ruko terdekat sebelum pingsan dan langsung dilarikan warga ke rumah sakit.

 

Karena keterbatasan fasilitas, korban yang pertama dibawa ke RS GL Tobing Tanjung Morawa dan dirujuk ke RSUD Amri Tambunan akhirnya dilarikan ke RS Murni Teguh Medan untuk operasi pengangkatan peluru. “Dirawat selama 26 hari dengan biaya sekitar Rp150 juta yang harus diutang sana-sini,” ujar AS dengan menangis.

 

Meski peluru berhasil diangkat, paru-paru korban tidak bereaksi sehingga harus menjalani operasi kedua. Karena kendala biaya, operasi kedua dialihkan ke RS Umum Haji Medan. Hingga saat ini kondisi korban belum stabil, dan keluarga berharap pada penegakan hukum. Kasus ini telah dilaporkan ke Polresta Deli Serdang.

 

Menanggapi hal ini, Kanit PPA Satreskrim Polresta Deli Serdang AKP Hendri Ginting menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti. “Kita cek dahulu,” ujarnya singkat.

 

(S Tarigan)

Berita Terkait

Subuh Keliling di Masjid As Syakirin, Polres Langkat Ajak Masyarakat Cegah Bullying dan Jaga Kamtibmas
Siswa SMA Negeri 1 Namorambe Trauma Dikejar Warga, Sekolah Siap Lapor ke Berwajib
Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan melalui Gotong Royong dan Penanaman Pohon
Kapolsek Sunggal Sholat Jumat Berjamaah Hingga Jumat Curhat, Bangun Dialog Langsung Dengan Masyarakat Sunggal
Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo Subianto Arus Petikemas Pelindo Tumbuh 6,85%, Konektivitas Maritim Nasional Semakin Kuat
Perkuat Kapasitas Kehumasan, Diskominfo Toba Ikuti Workshop Komunikasi Pemerintah se-Sumut
Ketua BPD Kalangsari Dudi Sutisna Ajak Warga Sukseskan Pilkades 2026 yang Damai, Berkualitas, dan Berintegritas
Kecamatan Pakisjaya Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:58

Subuh Keliling di Masjid As Syakirin, Polres Langkat Ajak Masyarakat Cegah Bullying dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:06

Siswa SMA Negeri 1 Namorambe Trauma Dikejar Warga, Sekolah Siap Lapor ke Berwajib

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:10

Kapolres Langkat Pimpin Kegiatan Green Policing, Ajak Personel Peduli Lingkungan melalui Gotong Royong dan Penanaman Pohon

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:36

Kapolsek Sunggal Sholat Jumat Berjamaah Hingga Jumat Curhat, Bangun Dialog Langsung Dengan Masyarakat Sunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:30

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo Subianto Arus Petikemas Pelindo Tumbuh 6,85%, Konektivitas Maritim Nasional Semakin Kuat

Berita Terbaru