Sosok Inspiratif, Wagub Gorontalo Idah Syahida dan Gubernur Maluku Utara Sherly T. Joanda Laos Sapa Hangat Peserta PENAS XVII

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMBOTO,Garudapost.id, 24 Juni 2026 – Kehadiran Wakil Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. Hj. Idah Syahida Rusli Habibie, M.H., dan Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly T. Joanda Laos, menjadi momen paling berkesan dalam rangkaian Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo. Keduanya tampil bukan hanya sebagai pemimpin daerah, tetapi sebagai figur perempuan panutan yang menginspirasi masyarakat, terutama kaum perempuan yang terlibat dalam sektor pertanian dan kelautan.

Di tengah keramaian ribuan peserta PENAS yang memadati venue, Ibu Wagub Idah dan Ibu Gubernur Sherly terlihat begitu antusias menyapa para hadirin. Senyum tulus dan sapaan hangat dari keduanya mampu mencairkan suasana formal acara, membuat para petani, nelayan, serta pelaku usaha agribisnis merasa dihargai dan dekat dengan pimpinan daerah. Gestur ramah ini menjadi bukti nyata kepemimpinan yang merakyat, empatik, dan penuh kasih sayang.

Sinergi antara Wagub Idah dengan Bupati Gorontalo, Dr. H. Rahmat Gobel, selaku tuan rumah juga menunjukkan kekompakan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional. Namun, kehadiran dua tokoh perempuan pimpinan provinsi ini memberikan warna tersendiri. Interaksi akrab antara Ibu Wagub Idah dan Ibu Gubernur Sherly menggambarkan solidaritas antarwilayah serta kekuatan peran wanita dalam kepemimpinan publik. Sosok mereka menjadi teladan bahwa perempuan mampu memimpin dengan ketegasan sekaligus kelembutan, membawa energi positif bagi pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Ir. Hj. Idah Syahida Rusli Habibie, M.H., dan Sherly T. Joanda Laos dikenal luas karena dedikasi dan integritasnya. Keberadaan mereka di PENAS XVII tidak sekadar memenuhi protokol, melainkan upaya nyata untuk memotivasi kaum perempuan agar lebih berani berkontribusi dalam ekosistem agribisnis. Melalui senyuman dan sapaan mereka, pesan tentang pemberdayaan, kemandirian, dan kesetaraan gender tersampaikan dengan cara yang paling manusiawi dan menyentuh hati.

Melalui kehadiran dan interaksi hangatnya, kedua tokoh perempuan ini menegaskan bahwa kesuksesan PENAS XVII adalah hasil kolaborasi lintas wilayah dan gender. Figur inspiratif seperti Ibu Wagub Idah dan Ibu Gubernur Sherly menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang inklusif, berkarakter, dan penuh empati mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan serta kesejahteraan petani dan nelayan Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi generasi perempuan masa depan untuk turut memimpin perubahan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siap Jalankan Amanah, Ketua TP-PKK Tibawa Nur’Ain Napu Siapkan Kerja Nyata dan Penguatan Sinergi
Ketua PGRI Rapia Bahuwa Tekan Penguatan Konsolidasi dan Mandatori Organisasi Pada konferensi Khusus 2026
Peduli Laut dan Pesisir, Saka Bahari Bersama TNI AL Bersihkan Pantai Dulanga
SPPG 3T Dulamayo Selatan, Gizi Terpenuhi Ekonomi Warga Bergerak
Tracking Malaria di Mulyonegoro, 59 Warga Diperiksa, Hasil RDT Seluruhnya Negatif
Silika Diperkenalkan sebagai Pendukung Produktivitas Padi melalui PM AAS
Pemerintah Kecamatan HulonthalangiDan Mahasiswa KKN UNG Bentuk BANK SAMPAH, Tindak Lanjuti Persoalan Sampah yang Tak Kunjung selesai
Menyisir Rumah ke Rumah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gelar tracking Malaria
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:34

Siap Jalankan Amanah, Ketua TP-PKK Tibawa Nur’Ain Napu Siapkan Kerja Nyata dan Penguatan Sinergi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:56

Ketua PGRI Rapia Bahuwa Tekan Penguatan Konsolidasi dan Mandatori Organisasi Pada konferensi Khusus 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:33

Peduli Laut dan Pesisir, Saka Bahari Bersama TNI AL Bersihkan Pantai Dulanga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:30

SPPG 3T Dulamayo Selatan, Gizi Terpenuhi Ekonomi Warga Bergerak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:22

Tracking Malaria di Mulyonegoro, 59 Warga Diperiksa, Hasil RDT Seluruhnya Negatif

Berita Terbaru