Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Bali menggelar perayaan yang dipusatkan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, perayaan tahun ini menyuguhkan refleksi sejarah dan keberagaman budaya Nusantara yang memukau ribuan pasang mata, rabu 1/7/2026.
Selesai Upacara yang dipimpin Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.S.I., serta dihadiri para undangan dari Forkopimda dan para tokoh adat maupun tokoh masyarakat Bali, selanjutnya acara dimeriahkan oleh pementasan tarian kolosal bertajuk “Bhayangkara Wilwatikta”. Karya seni spektakuler ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Sanggar Tari Paripurna Bona Gianyar dengan personel jajaran Polda Bali.
Refleksi Sejarah dan Persatuan Nusantara
Tarian kolosal “Bhayangkara Wilwatikta” mengisahkan tentang rekam jejak kepahlawanan Mahapatih Gajah Mada bersama pasukan elit Bhayangkara dalam mengikrarkan Sumpah Palapa untuk mempersatukan Nusantara. Alur cerita yang dibawakan dengan penuh penghayatan ini berhasil menggambarkan semangat persatuan yang kokoh dari Sabang sampai Merauke.
Tidak hanya menampilkan kisah Kerajaan Majapahit, kemeriahan di Lapangan Renon semakin memuncak dengan ditampilkannya berbagai tari-tarian kolosal khas dari berbagai daerah di Indonesia. Warna-warni pakaian adat dan keberagaman gerak tari yang dibawakan oleh para personel Polri dan seniman lokal menjadi simbol nyata dari tema “Polri untuk Masyarakat”—bahwa Polri siap menjaga, mengayomi, dan menyatu dengan seluruh elemen bangsa tanpa memandang perbedaan.
Wujud Kedekatan Polri dan Masyarakat
Kapolda Bali melalui Kabid HumasbKombes Pol Ariasandy S.I.K., menyampaikan bahwa perayaan Hari Bhayangkara ke-80 ini sengaja dikemas dengan mengangkat kearifan lokal dan seni budaya.
Melalui tema ‘Polri untuk Masyarakat’, kami menegaskan kembali komitmen Polda Bali untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Kolaborasi seni antara personel Polri dan Sanggar Tari Paripurna ini adalah bukti nyata sinergitas dan kedekatan kami dengan masyarakat Bali,” ujarnya.
Acara yang berlangsung tertib dan meriah ini mendapat apresiasi luar biasa dari jajaran Forkopimda Bali, para tokoh adat dan masyarakat umum yang memadati Lapangan Renon sejak pagi hari. Perayaan ini menjadi momentum penting bagi Polda Bali untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Pulau Dewata.

















