Garudapost.id | PURUK CAHU, 10 SEPTEMBER 2026 — Antrean kendaraan menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, membentang sangat panjang. Tim liputan GarudaTv merekam antrean yang mencapai sekitar 200 meter dari titik awal hingga lokasi pom bensin.
Banyak warga harus bersabar menunggu berjam-jam. Salah satu warga mengaku mengantre sejak pukul 06.00 WIB dan baru berhasil mengisi bahan bakar pada pukul 09.00 WIB, atau menunggu selama tiga jam.

Kondisi ini memicu lonjakan harga di penjualan eceran. Jika di SPBU harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, di pasar eceran harganya melonjak menjadi Rp25.000 per liter. Belum lagi penyesuaian harga akibat jarak tempuh yang jauh ke lokasi SPBU, sehingga di wilayah-wilayah yang lebih terpencil harganya bisa semakin tinggi dan membebani ekonomi masyarakat.

Warga berharap pasokan bahan bakar segera ditambah, distribusi diperlancar, dan harga eceran dapat dikendalikan. Semoga pihak terkait segera menindaklanjuti agar beban masyarakat dapat berkurang, terutama bagi wilayah yang berjarak jauh dari kota.
Tim Liputan Garudapost.id


























