INTAN JAYA, GARUDAPOST.ID — Kondisi akses transportasi masyarakat di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, mendapat sorotan dari Kanus Kogoya. Warga disebut masih harus memikul sepeda motor saat melintasi jembatan gantung Kali Kemabu menuju Distrik Wandae.
Sorotan tersebut disampaikan Kanus pada Minggu (13/9/2026), saat warga hendak mengikuti kegiatan penjemputan Gubernur Papua Tengah.
Menurut Kanus, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman masih membutuhkan perhatian serius pemerintah.
Ia mengatakan akses Kali Kemabu menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi rakyat dan penghubung sejumlah kampung menuju pusat pelayanan.
Namun, kondisi jembatan yang belum mendukung mobilisasi kendaraan dinilai menjadi salah satu kendala masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kanus meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera memeriksa kondisi jembatan, memastikan keselamatan warga, serta memperbaiki akses transportasi masyarakat.
Ia juga meminta pemerintah membuka informasi mengenai perkembangan pembangunan jembatan di kawasan Kali Kemabu, termasuk status pekerjaan, anggaran, kendala, dan rencana penyelesaiannya.
“Pemerintah jangan hanya melihat pembangunan dari pusat kota. Masyarakat di pelosok juga membutuhkan jalan, jembatan, dan pelayanan dasar yang layak,” tegas Kanus.
Ia berharap kondisi masyarakat di Kali Kemabu menjadi bahan evaluasi pemerintah agar pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman Papua lebih tepat sasaran, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan dan keselamatan rakyat.”(*)
Penulis : Dominikus Lokobal
Editor : Julianus Sorabut
Sumber Berita: https//:Garudapost.id


























