Garudapost.id-Geser/ Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman upacara Lapas Geser, kamis (1/10), upacara ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali komitmen jajaran dalam mengamalkan nilai-nilai luhur pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, hingga peserta magang.
Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, mangatakan bahwa, peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan pijakan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemasyarakatan untuk merefleksikan pengabdian mereka. Nober juga menegaskan bahwa kelima sila dalam Pancasila adalah pedoman mutlak dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas.
“Peringatan ini adalah momen bagi kita sebagai ASN untuk berbenah dan mengkalibrasi ulang kinerja. Sila-sila Pancasila harus mewujud dalam tindakan nyata, mulai dari menjunjung nilai ketuhanan, memanusiakan manusia, menjaga toleransi, mengedepankan musyawarah, hingga memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat yang kita layani,” tegas Nober.
lebih lanjut, Nober menambahkan, sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, petugas Lapas harus mampu menjadi teladan. Setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas operasional wajib menempatkan kepentingan bersama di atas segalanya tanpa adanya diskriminasi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Urusan Tata Usaha Lapas Geser, M. Alhamid, menyoroti pentingnya soliditas internal berlandaskan spirit gotong royong dan kebersamaan.
“Pemahaman terhadap dasar negara harus bertransformasi menjadi etos kerja. Sebagai pelayan publik, kita dituntut untuk terus merawat persatuan, membangun sinergi yang solid, serta memberikan pelayanan yang mengedepankan akuntabilitas dan rasa keadilan yang merata,” jelas Alhamid.
Internalisasi nilai-nilai Pancasila ini juga turut digaungkan kepada generasi muda yang ada di lingkungan Lapas. Mayada, peserta magang Lapas Geser yang bertugas membacakan Naskah Ikrar dari Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengaku mendapatkan wawasan dan pengalaman berharga dari pelibatan tersebut.
“Terlibat langsung dalam upacara ini menyadarkan saya bahwa Pancasila bukan sebatas teks yang diucapkan. Nilainya menuntut untuk dipraktikkan langsung melalui sikap saling menghargai, menjaga kekompakan, dan berkolaborasi secara positif di lingkungan kerja mana pun,” ungkap Mayada.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lapas Geser terus berkomitmen menjadikan nilai Pancasila sebagai napas utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi (Tusi) pemasyarakatan. Semangat persatuan, kemanusiaan, dan keadilan ini diharapkan terus berkobar demi mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih, bertanggung jawab, dan melayani dengan sepenuh hati.



















