Garudapost.id – Bone Bolango – Identitas Kependudukan Digital (IKD) mulai diperluas hingga ke jajaran Bhabinkamtibmas Polres Bone Bolango. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bone Bolango tidak hanya mengaktivasi IKD bagi personel kepolisian, tetapi juga mendorong mereka menjadi penghubung informasi kepada masyarakat di wilayah tugas masing-masing. Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi sekaligus aktivasi IKD bagi seluruh personel Bhabinkamtibmas Polres Bone Bolango di Aula Polres Bone Bolango, Senin (5/10/2026)
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango Oktavianus SW. Rahman hadir bersama Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Yeny Nalole serta tim aktivasi IKD, Kasubdit Binpolsus Satpam Ditbinmas Polda Gorontalo AKBP Suliastianto, Kasat Binmas AKP Pranti Natalia Olii serta jajaran personel Bhabinkamtibmas Polres Bone Bolango.
Oktavianus mengatakan, IKD tidak sekadar memindahkan identitas penduduk dari bentuk fisik ke perangkat digital. Lebih dari itu, identitas digital harus bisa dimanfaatkan untuk mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan publik, termasuk layanan yang berkaitan dengan program perlindungan sosial.
“IKD bukan hanya soal memiliki identitas dalam bentuk digital, tetapi bagaimana identitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik, termasuk dalam mendukung program perlindungan sosial,” jelasnya.
Karena itu, Dukcapil melihat posisi Bhabinkamtibmas cukup strategis. Personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tersebut diharapkan tidak hanya memahami penggunaan IKD untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga mampu menjelaskan manfaat administrasi kependudukan digital kepada warga ketika menjalankan tugas di lapangan.
Dengan pola tersebut, informasi mengenai IKD diharapkan tidak berhenti di ruang sosialisasi. Pengetahuan yang diperoleh personel dapat diteruskan kepada masyarakat, terutama mereka yang masih membutuhkan pendampingan dalam memahami layanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Setelah sosialisasi, tim Dukcapil langsung melakukan aktivasi IKD bagi personel Bhabinkamtibmas dengan pendampingan petugas.
Oktavianus menegaskan, perluasan pemanfaatan IKD akan terus dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai instansi. Selain memperluas jumlah pengguna, langkah tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan baru dalam mengakses layanan administrasi kependudukan yang semakin cepat dan berbasis digital.
Bagi Dukcapil Bone Bolango, semakin banyak aparatur yang memahami IKD akan semakin terbuka ruang untuk memperluas pemanfaatannya kepada masyarakat. Bhabinkamtibmas pun diharapkan menjadi salah satu simpul penting dalam membawa transformasi administrasi kependudukan tersebut lebih dekat ke warga.



















