KARAWANG, GARUDAPOST.ID – Perum Jasa Tirta II (PJT II) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Pemerintah Desa Jayamakmur melaksanakan normalisasi saluran irigasi di Desa Jayamakmur, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi para petani yang membutuhkan pasokan air untuk menunjang musim tanam. Sebelumnya, petani dari lima desa di Kecamatan Jayakerta dan lima desa di wilayah sekitarnya menyampaikan keluhan terkait belum tersedianya aliran air irigasi. Bahkan, empat desa dilaporkan telah siap melakukan penanaman, tetapi terkendala pasokan air.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BBWS Citarum dan pihak terkait bergerak melakukan normalisasi saluran irigasi dengan menerjunkan satu unit alat berat jenis ekskavator (beko).
Pekerjaan meliputi pengerukan sedimentasi, pembersihan saluran, serta penertiban bangunan liar yang berada di sepanjang saluran irigasi. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi saluran sehingga aliran air menuju lahan pertanian dapat berjalan lebih lancar.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, PJT II, BBWS Citarum, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, serta Pemerintah Desa Jayamakmur. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., disebut memimpin kegiatan tersebut bersama jajaran terkait.
Kepala Desa Jayamakmur, H. Ujang Junaedi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PJT II, dan BBWS Citarum atas respons terhadap kebutuhan air irigasi yang disampaikan para petani.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih karena aspirasi para petani langsung direspons. Kemarin, kami menerima kedatangan petani dari lima desa di Kecamatan Jayakerta dan lima desa tetangga yang menyampaikan kebutuhan air untuk musim tanam. Ada empat desa yang sudah siap tanam, tetapi air belum tersedia,” ujar Ujang.

Ia menjelaskan, setelah aspirasi tersebut disampaikan, pihaknya bersama sejumlah pemangku kepentingan langsung melakukan diskusi untuk mencari solusi. Hasilnya, tim gabungan segera turun ke lapangan dengan membawa alat berat guna melakukan normalisasi saluran irigasi.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi kabar baik bagi para petani yang selama ini menantikan ketersediaan air untuk mengolah lahan dan memulai penanaman.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak. Semoga normalisasi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air irigasi bagi petani di Kecamatan Jayakerta dan wilayah sekitarnya,” tambahnya.
Pemerintah desa berharap normalisasi saluran irigasi dapat memperlancar distribusi air ke area persawahan sehingga para petani dapat segera melaksanakan musim tanam sesuai jadwal.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, PJT II, BBWS Citarum, dan pemerintah desa diharapkan terus berlanjut guna mendukung kelancaran irigasi serta meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Karawang.
Penulis : Asep Dadang
Editor : Redaksi Jabar
Sumber Berita: PJT II, BBWS & Pemerintah Daerah


















