Pelantikan Pejabat Fungsional Kanwil Ditjenpas Bali Perkuat Layanan Kesehatan Dan Tata Kelola SDN

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Denpasar/Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di Bidang Kesehatan dan Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur di lingkungan Kanwil Ditjenpas Bali. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bali, Dr. Andi Wijaya Rivai, sebagai bagian dari upaya penguatan profesionalisme dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam penyelenggaraan tugas pemasyarakatan, (14/10)

Sebanyak tujuh pegawai dilantik dalam jabatan fungsional, yang terdiri atas dua orang Dokter Ahli Madya, satu orang Pranata SDM Aparatur Mahir, satu orang Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, serta tiga orang Perawat Penyelia. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini menjadi bentuk peneguhan komitmen para pejabat fungsional untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kompetensi, ketentuan yang berlaku, serta standar profesionalisme di bidang masing-masing.

Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Bali menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam mengemban amanah jabatan. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui pelaksanaan tugas yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan. Khususnya di bidang kesehatan, peran dokter dan perawat menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi warga binaan, sedangkan jabatan fungsional di bidang manajemen SDM aparatur berperan dalam mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini, Kanwil Ditjenpas Bali berharap seluruh pejabat fungsional yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus meningkatkan kompetensi dan kinerja. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Bali dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jalin Sinergitas Berkelanjutan, Kapolda Bali Lakukan Kunjungan Silaturahmi Perdana ke Gubernur Bali
Polwan Polres Tabanan hadir dengan kepedulian, berbagi dan melayani masyarakat secara humanis
Perkuat Sinergi Antar Instansi Kakanwil Ditjenpas Bali Hadiri Malam Pengantar Tugas Dan Silahturami Polda Bali
Humanis di Tengah Antrean BBM, Satlantas Polres Klungkung Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat
Malam Hari Kapolsek Kuta Utara Turun Langsung Pantau Pendistribusian BBM di SPBU 54.803.13
Dandim Tabanan Hadiri Peresmian SPPG Tahap II, Dukung Penguatan Gizi Generasi Muda Indonesia
Polsek Kediri Gencarkan Pelaksanaan Patroli Barcode Siang Hari
Perkuat Fungsi Pembinaan Masyarakat, Sat Binmas Polres Klungkung Terima Supervisi dan Asistensi Dit Binmas Polda Bali
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:16

Jalin Sinergitas Berkelanjutan, Kapolda Bali Lakukan Kunjungan Silaturahmi Perdana ke Gubernur Bali

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09

Polwan Polres Tabanan hadir dengan kepedulian, berbagi dan melayani masyarakat secara humanis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:42

Perkuat Sinergi Antar Instansi Kakanwil Ditjenpas Bali Hadiri Malam Pengantar Tugas Dan Silahturami Polda Bali

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:12

Humanis di Tengah Antrean BBM, Satlantas Polres Klungkung Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:36

Malam Hari Kapolsek Kuta Utara Turun Langsung Pantau Pendistribusian BBM di SPBU 54.803.13

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:59