Pemalang-Jateng ||garudapost.id-
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang berhasil memanen sebanyak 17 kilogram ikan lele hasil budidaya pada Rabu (15/10) di area branggang Rutan Pemalang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan.
Proses panen dilakukan setelah melalui pemeliharaan secara berkala, mulai dari pemberian pakan hingga perawatan dan pemantauan pertumbuhan ikan. Kegiatan budidaya ini menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengenal proses pengelolaan perikanan secara langsung, sekaligus melatih kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab.
Dari total 17 kilogram ikan lele yang berhasil dipanen, sebanyak 14 kilogram dijual kepada pengepul, sedangkan 3 kilogram lainnya dijual kepada petugas Rutan Pemalang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa budidaya ikan lele di area branggang dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pemalang, Akbar Priambodo, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ikan lele menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan pengalaman praktis kepada warga binaan.
“Panen ini menjadi salah satu hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kami berharap warga binaan dapat memperoleh keterampilan mulai dari pemeliharaan hingga panen dan pemasaran hasil budidaya. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun kemandirian setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Akbar.
Melalui pemanfaatan area branggang untuk budidaya perikanan, Rutan Pemalang terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan bernilai manfaat. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri serta menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Penulis : Ragil
Editor : Red jateng


















