Majalengka, Garudapost.id – Penangkapan Kurir Narkoba oleh Satres Narkoba Polres Majalengka 11 hari Yang lalu, Pelaku berinisial (B) Yang berperan sebagai Kurir, dirinya mengaku kepada pihak kepolisian bahwa barang Yang ia jual adalah milik Salah satu anak pejabat di Kabupaten Majalengka yaitu anak Pertama Dari kepala dinas sosial Kabupaten majalengka berinisial (I).
Dugaan semakin kuat ketika inisial (B) tertangkap oleh stares Narkoba polres majalengka, di hari Yang Sama inisial (I) juga diketahui menghilang Dari rumahnya yang sampai saat ini pihak keluarga belum mengetahui dimana keberadaan (I).
Berdasarkan hasil konfirmasi awak media kepada kepala dinas Sosial Kabupaten majalengka melalui sambungan telpon Whatsapp beliau mengatakan bahwa dirinya tidak tau menau tentang persoalan Yang menimpa anaknya, bahkan dirinya juga sempat syok setelah menerima telpon Dari kanit resnarkoba Polres Majalengka. (21/10/2026).
“saya pernah berkomunikasi Dengan pa kanit Narkoba polres majalengka, memang sempat menanyakan tentang itu, saya sampaikan saya tidak tau tentang itu, Karna anak saya sudah berkeluarga Dan sudah pisah rumah sudah beda KK, bahkan ia juga sempat menanyakan keberadaan (I), saya jawab apalagi keberadaan (I) meski rumahnya memang bersampingan Dengan rumah saya, Karna sudah beda Dapur jadi saya tidak tau, hanya informasinya betul seperti itu, memang Ada Kurir tertangkap namanya (B) ia mengaku dirinya menjual barang punya anak saya, nanya ke saya, ya saya gak tau bahkan tadi pagi saya Tanya ke istrinya semenjak (B) tertangkap, sampai saat ini istrinya juga belum tau pasti keberadaan anak saya,” Ungkapnya.
Bahkan pengakuan sang ayah, dirinya Siap membantu menginformasikan kepada pihak kepolisian ketika ia mendapati (I) pulang ke rumahnya, Dan dirinya juga tidak menutup kemungkinan anaknya bersalah.
“Saya sudah bertemu Dengan kanit Narkoba dan saya Siap untuk membantu menginformasikan ketika (I) Ada pulang ke rumah, Karna bagaimanapun ketika anak saya bersalah, saya tidak bisa menutup kemungkinan jika ia bersalah, saya juga menyadari bahwa ustad juga anaknya belum tentu jadi ustad Dan kepala saya sebagai kepala dinas belum tentu anak saya jadi kepala dinas.” Ucapnya.
Sempat beredar rumor bahwa (I) juga bekerja sebagai honorer di kantor sang ayah, namun ketika awak media menanyakan langsung kepada sang ayah, beliau menyangkal rumor tersebut bahwa (I) mengaku kepada sang ayah, dirinya bekerja sebagai pengusaha.
”Anak saya bukan pekerja honor di kantor saya, tetapi ia sempat Mengatakan kepada saya bahwa ia bekerja sebagai pengusaha bisnis Telur, bawang, Dan Pete.” Tutupnya.
Menurut pengakuan sang ayah, (I) Diduga Kabur Karna ketakutan, bisa jadi persoalan Yang Menjerat anaknya itu benar Terlibat, bisa jadi hanya tuduhan, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa anaknya benar-benar Terlibat, Karna semenjak kejadian Penangkapan (B), saat itu juga anaknya menghilang/Kabur.
Penulis : (M.Nur.R)
Editor : Redaksi Jabar


















