GARUDAPOST.ID|DELI SERDANG – Lima bulan pasca angin puting beliung menerjang Desa Negara Beringin, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (16/6/2026), bantuan perbaikan rumah untuk korban dari Pemkab Deli Serdang belum juga terealisasi hingga Minggu (1/11/2026).
Berdasarkan data BPBD, bencana tersebut merusak sedikitnya tiga rumah warga milik Petrus Panjaitan, David Parningotan Hotmarojahan Nababan, dan Adil Simarmata.
Lambatnya penanganan ini mendapat sorotan. Kinerja BPBD Deli Serdang dinilai belum responsif terhadap kebutuhan mendesak korban. Seorang anggota DPRD Deli Serdang bahkan mengakui persoalan ini bukan hal baru.
“Contohnya di Desa Ujung Serdang, Tanjung Morawa, sampai tujuh bulan baru bantuan terealisasi. Persoalan ini sudah kami bawa dalam rapat agar tidak berlarut, namun hasilnya belum terlihat nyata,” ujarnya.
Akibatnya, korban terpaksa berjuang sendiri. Adil Simarmata mengaku harus berutang kepada tetangga untuk memperbaiki atap seng rumahnya yang diterbangkan angin.
“Sudah kami perbaiki sendiri. Tidak mungkin terus menunggu uluran tangan yang belum tentu kapan datangnya. Lebih baik berutang dulu,” kata Adil, Minggu (1/11/2026).
Ia menyebut Dinas Sosial memang telah menyalurkan bantuan berupa popok bayi, matras, dan sembako. Namun kebutuhan utama korban adalah material bangunan seperti seng dan kayu agar rumah kembali layak huni.
Ironisnya, bantuan uang tunai Rp300.000 per korban justru berasal dari inisiatif Pemerintah Desa Negara Beringin yang menggalang dana dari perusahaan di sekitar desa, bukan dari Pemkab.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala BPBD Deli Serdang H. Mukti Ali Harahap, S.Ag., M.Si., belum dapat dikonfirmasi. Panggilan telepon dan pesan WhatsApp tidak berbalas.
Penulis : S Tarigan
Editor : S Tarigan


















