Guru di Karawang Diminta Tak Takut Ungkap Kecurangan MBG, Bupati Aep Siap Pasang Badan

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, GarudaPost.id — Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan komitmennya untuk melindungi para guru yang berani melaporkan kecurangan dalam distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah. Kamis (2/4/2026)

 

Pernyataan tegas itu disampaikan Aep usai melantik 353 kepala sekolah SD dan SMP di Karawang. Ia bahkan menyatakan siap “pasang badan” demi memastikan para pelapor tidak mendapat tekanan atau intimidasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tidak usah takut kalau terjadi kecurangan dalam penyaluran MBG, laporkan saja langsung ke saya. Kalau tidak sempat, silakan unggah di media sosial, nanti akan kami tindak lanjuti,” ujar Aep.

 

Menurutnya, peran guru sangat vital dalam mengawasi jalannya program MBG di sekolah. Hal ini mengingat besarnya anggaran yang beredar di Karawang, yang mencapai sekitar Rp2 triliun setiap tahun.

 

Aep menjelaskan, skema anggaran MBG telah diatur dengan jelas oleh pemerintah, yakni Rp10.000 untuk makanan siswa, Rp3.000 untuk operasional, dan Rp2.000 untuk kebutuhan dapur.

 

“Jadi aturan mainnya tinggal dilaksanakan saja, jangan dikurangi, karena semua sudah ada bagiannya,” tegasnya.

 

Ia mengingatkan agar hak siswa sebesar Rp10.000 benar-benar diterima secara utuh dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain. Begitu juga dengan anggaran operasional dan dapur yang harus digunakan sesuai peruntukannya.

 

“Kalau diambil untuk hal lain, itu tidak baik dan bisa menimbulkan masalah. Sebaiknya ikuti aturan agar semuanya berjalan lancar,” katanya.

 

Dengan besarnya anggaran tersebut, Aep menekankan pentingnya pengawasan bersama, termasuk dari para guru di sekolah.

 

“Saya akan melindungi guru yang mengungkap adanya kecurangan. Mari kita awasi bersama penyaluran MBG di setiap sekolah,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : ( Suganda )

Berita Terkait

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia
60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP
TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034
Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK
KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan
Balai Karantina Maluku Sambut Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI, Perkuat Sinergi Pengawasan Satwa Komisi IV DPR RI Dalam Rangka Satwa Liar
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26

60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:44

TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40

Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK

Berita Terbaru

BOLMONG UTARA

Ardiansyah Mansyur Ditunjuk Sebagai Pjs Ketua FORKI Bolmut

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:13