Nekat Lompat ke Sumur 20 Meter , Beruntung Nyawa Pemuda Terselamatkan

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Jateng ||garudapost.id
Sebuah peristiwa dramatis nyaris merenggut nyawa seorang pemuda di Desa Mindahan Kidul, Kabupaten Jepara, pada Minggu siang (05/04/2026). Kejadian tersebut menjadi pengingat keras tentang rapuhnya keselamatan di ruang domestik serta pentingnya respons cepat aparat penyelamat di daerah.

Korban diketahui bernama Nur Rohman (22), warga setempat. Ia nekat melompat ke dalam sumur sedalam kurang lebih 20 meter sekitar pukul 13.00 WIB. Aksi nekad itu terjadi hanya beberapa saat setelah ia makan siang bersama ibunya, Siti Aminah (51), di rumah mereka.

Menurut keterangan saksi di lokasi, tidak ada tanda-tanda mencolok yang terdeteksi sebelumnya. “Korban tiba-tiba berlari keluar rumah dan langsung menuju sumur milik warga bernama Bu Ngatripan di RT 7/RW 1. Keluarganya sendiri masih terkejut,” ujar Sigit Kamseno (36), saksi mata yang pertama kali melihat kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepanikan pecah seketika. Teriakan anak-anak yang menyaksikan kejadian itu memicu respons cepat dari warga sekitar. Sigit segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas, memulai rangkaian penyelamatan yang berpacu dengan waktu.

Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Jepara, serta relawan langsung diterjunkan ke lokasi. Dalam operasi yang berlangsung sekitar 15 menit, petugas berhasil menjangkau korban di dasar sumur yang gelap dan sempit. Kondisi sumur yang hanya memiliki diameter sekitar 60 sentimeter sempat menyulitkan proses evakuasi, namun berkat koordinasi yang cepat, kendala tersebut dapat diatasi.

Tepat pukul 13.45 WIB, Nur Rohman berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup. Ia masih sadar meskipun dalam keadaan lemas dan mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh. Keberhasilan evakuasi ini tidak lepas dari kesiapsiagaan tim di lapangan serta bantuan warga yang sigap menerangi lubang sumur.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara, melalui juru bicaranya, menyampaikan bahwa respons cepat sangat menentukan dalam penyelamatan korban jatuh ke sumur. “Setiap menit sangat berharga. Kami bersyukur tim bergerak dalam hitungan menit setelah laporan diterima,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Kartini Jepara menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit menyatakan bahwa kondisi Nur Rohman mulai stabil dan masih dalam observasi tim dokter, terutama untuk memastikan tidak ada cedera internal akibat benturan saat jatuh.

Pihak kepolisian setempat masih mendalami motif di balik aksi nekat tersebut. Meski belum ada kesimpulan resmi, dugaan sementara mengarah pada gangguan psikologis atau tekanan emosional yang mendadak. Ibu korban, Siti Aminah, belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih dalam kondisi syok dan mendampingi anaknya di rumah sakit.

Himbauan:
Masyarakat diimbau untuk selalu mengawasi akses ke sumur atau lubang berbahaya di lingkungan rumah, terutama jika memiliki anggota keluarga dengan kondisi kejiwaan yang labil. Selain itu, warga juga didorong untuk segera melapor ke pihak berwenang jika melihat perilaku tidak biasa dari orang terdekat, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Facebook Comments Box

Penulis : Aan

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Calon Kades Telukbango Bang Rusli DS Paparkan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat
Anto K.Mahfudin, S.E Kandidat No.(3) Usung Program Pro-Rakyat Untuk KARANGJAYA 
Kuwu Apud Dapat Nomor Urut 2,di Pilkades Kertasari Warga nyatakan Dukungannya.
Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan
Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 
Dorong Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Warga Binaan Rutan Pemalang Panen Ikan Lele
Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian,Warga Binaan Rutan Pemalang Tekuni Budidaya ikan Lele
Diduga Gunakan Material Campur Tanah, Proyek Oplah Rp194 Juta di Kepahiang Disorot Tim Media.
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:28

Calon Kades Telukbango Bang Rusli DS Paparkan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:06

Anto K.Mahfudin, S.E Kandidat No.(3) Usung Program Pro-Rakyat Untuk KARANGJAYA 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:40

Kuwu Apud Dapat Nomor Urut 2,di Pilkades Kertasari Warga nyatakan Dukungannya.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:03

Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 

Berita Terbaru