PEMKAB KARAWANG SIAPKAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS, CUKUP TUNJUKKAN KTP

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Garudapost.id – Komitmen terhadap jaminan kesehatan masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Karawang. Pada tahun 2026 ini, Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp286 miliar untuk program berobat gratis bagi warga kurang mampu.

 

Program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga (KK), tanpa harus memiliki kepesertaan BPJS secara mandiri sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

 

“Bagi masyarakat Karawang yang belum memiliki BPJS, insya Allah sejak tahun 2024 sudah kami cover. Cukup dengan menunjukkan KTP dan KK, kepesertaan BPJS bisa langsung aktif,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Senin (13/4/2026).

 

Tak hanya dari sisi pembiayaan, Pemkab Karawang juga memperkuat infrastruktur layanan kesehatan. Saat ini tersedia tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), yaitu RSUD Karawang, RSUD Jatisari, dan RSUD Rengasdengklok.

Selain itu, terdapat sekitar 25 rumah sakit swasta yang dapat dipilih masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, baik di dalam maupun luar wilayah Karawang.

 

Menariknya, warga Karawang yang sedang berada di luar daerah tetap bisa mengakses layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP. Setelah dilakukan konfirmasi oleh tim kesehatan, jaminan kesehatan akan langsung diaktifkan.

Bupati Aep juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya.

 

“Kami berharap masyarakat benar-benar memanfaatkan layanan ini agar tetap sehat dan bisa menjalankan aktivitas dengan baik,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : ( Asep_Dadang )

Berita Terkait

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia
TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034
Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK
KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan
Balai Karantina Maluku Sambut Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI, Perkuat Sinergi Pengawasan Satwa Komisi IV DPR RI Dalam Rangka Satwa Liar
PJT II dan BBWS Citarum Normalisasi Irigasi di Jayakerta
Angka Di Kertas, Bangunan Di Lapangan , Siapa Yang Memastikan RP600 JUTA TEPAT SASARAN?
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:44

TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40

Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:32

KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan

Berita Terbaru