GARUDAPOST.ID Palembang,-Asosiasi Perusahaan Periklanan Sumatera Selatan resmi dikukuhkan oleh Gubernur Sumatera Selatan di Gedung Bina Praja, Rabu (23/9/2026). Pengukuhan ini menandai perluasan organisasi yang sebelumnya hanya berskala regional Palembang menjadi wadah tingkat provinsi.
Asosiasi ini menjadi rumah bagi para pengusaha reklame, baliho, event organizer (EO), digital printing, hingga percetakan di seluruh Sumatera Selatan. Sebelumnya, kepengurusan asosiasi telah dilantik oleh Wali Kota Palembang pada April 2026 lalu.
Ketua Asosiasi Sumsel, Indra, mengatakan pengukuhan tingkat provinsi ini menjadi langkah penting bagi organisasi. Kini telah dibentuk 4 Koordinator Wilayah (Korwil) yang membawahi 18 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
“Hari ini dikukuhkan oleh Bapak Gubernur karena asosiasi ini kan Sumatera Selatan. Dibentuk 4 koordinator wilayah yang terdiri dari 18 kabupaten kota. Kalau kemarin pelantikannya hanya regional Palembang,” ujarnya.
Adapun Ketua untuk Palembang adalah Ibu Rohana, dan Ketua Korwil 3 adalah Bapak Suande.
Dengan motto Sinergi dan Kolaborasi, asosiasi memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah.
“Ini murni anak-anak regenerasi Sumsel. Oleh Sumsel dan untuk Sumsel. Kami dikukuhkan sebagai mitra strategis, sesuai motto sinergi dan kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pemerintah,” jelasnya.
Sinergi tersebut selaras dengan arahan Gubernur untuk penataan reklame agar lebih profesional, tertib, dan mempercantik wilayah Sumatera Selatan.
Selama lima bulan, sejak April hingga September, asosiasi yang kini beranggotakan hampir 50 pengusaha itu telah menunjukkan eksistensi dan mendorong penataan regulasi. Salah satu hasilnya, Pemerintah Kota Palembang telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait reklame.
Asosiasi juga menegaskan bahwa keanggotaan terbuka bagi semua skala usaha, baik pengusaha besar maupun kecil, asalkan memiliki perusahaan yang legal dan visi yang sama.
“Selama mereka punya AD/ART, punya perusahaan, punya visi yang sama untuk mempercantik wilayah Sumsel supaya lebih tertib, kami terbuka. Jangan sampai ada tiang dipasang tapi tidak ada yang tanggung jawab, seperti pesan Pak Prabowo,” ungkapnya.
Keberadaan asosiasi diharapkan membantu pemerintah dalam pendataan kepemilikan reklame dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak reklame.
“Manfaatnya banyak. Pemerintah bisa terbantu data siapa pemilik titik reklame, dan ini bisa meningkatkan PAD. Pemerintah dan pengusaha wajib bersinergi,” tutupnya.
Asosiasi juga telah bekerja sama dengan jaringan cyber media dan sosial media untuk publikasi dan edukasi.
Penulis : Kurnia
Editor : Ahmad


























