Garudapost.id – Kota Gorontalo – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, meminta seluruh kepala sekolah dan bendahara sekolah untuk lebih berhati-hati dalam mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Pesan tersebut disampaikan Ismet Mile saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) jenjang Sekolah Dasar (SD) Sesi II Tahun 2026, yang berlangsung di Hotel Damhil, Kota Gorontalo, Kamis (8/10/2026).
Dalam sambutannya, Ismet mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran sekolah saat ini berada dalam era keterbukaan. Karena itu, setiap penggunaan dana BOSP harus dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.
Menurut Ismet, pengelolaan dana BOS menjadi perhatian berbagai pihak. Setidaknya terdapat lima lembaga atau unsur yang dapat melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana tersebut, yakni legislatif atau DPRD, kepolisian, kejaksaan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta wartawan atau media massa.
“Saya ingatkan Saudara sekalian, paling tidak ada lima lembaga yang sekarang ini menyoroti kita semua. Mulai dari tingkat atas sampai tingkat paling bawah, diamati, disoroti, diawasi oleh lima lembaga ini,” ujar Ismet Mile.
Ia menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bagi seluruh pengelola dana BOSP di satuan pendidikan. Kepala sekolah maupun bendahara diminta tidak menganggap sepele setiap proses pengelolaan dan penggunaan anggaran.
Melalui kegiatan Bimtek tersebut, Ismet berharap seluruh peserta dapat memahami dan mengikuti ketentuan serta petunjuk teknis pengelolaan dana BOSP.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat mencegah terjadinya kesalahan dalam pengelolaan anggaran sekolah yang pada akhirnya berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
“Jangan sampai karena ketidaktahuan atau kesalahan dalam pengelolaan, kemudian kita berhadapan dengan persoalan hukum,” pesan Ismet.
Ismet menekankan pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan dalam setiap tahapan pengelolaan dana BOSP, sehingga anggaran pendidikan dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung kebutuhan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.

















