Diancam Sebar Video Syur Selama 2 Tahun, Siswi Kapuas Lapor Cak Sam, Pelajar Kotim Dibina

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | Palangka Raya – Seorang siswi SMA di Kota Kuala Kapuas, berinisial Bunga (17), memberanikan diri curhat secara virtual ke Cak Sam Polda Kalteng. Ia mengaku menjadi korban ancaman penyebaran video intim oleh seorang pelajar SMA di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (22/4/2025).

Bunga mengenal pelaku yang bernama Kumbang (17) melalui media sosial TikTok pada tahun 2024 lalu. Keduanya kemudian saling bertukar nomor WhatsApp hingga akhirnya sepakat menjalin hubungan pacaran jarak jauh.

Dalam hubungan tersebut, Kumbang kerap merayu Bunga untuk melakukan Video Call Sex (VCS) dan meminta dikirimkan video tanpa busana. Hubungan mulai tidak sehat setelah Kumbang bersikap sangat posesif dan mengekang pergerakan Bunga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena sudah jenuh dan tidak nyaman, saya ingin mengakhiri hubungan. Namun dia selalu mengancam, jika saya berani putus atau tidak menuruti kemauannya, video syur tersebut akan disebarkan ke teman-teman sekolah dan keluarga,” curhat Bunga dengan nada sedih.

 

Ancaman tersebut membuat Bunga hidup dalam ketakutan selama kurang lebih dua tahun hingga akhirnya ia memberanikan diri mencari bantuan ke Cak Sam.

 

Menanggapi laporan tersebut, Cak Sam segera berkoordinasi dengan jajaran Polsek Sungai Sampit, Polres Kotim, untuk melakukan penindakan dan pembinaan.

 

Pertemuan mediasi akhirnya dilakukan. Di hadapan orang tuanya dan personel kepolisian, Kumbang akhirnya menyadari kesalahannya. Ia pun meminta maaf secara langsung kepada Bunga dan membuat surat pernyataan tertulis yang berisi janji tidak akan mengulangi perbuatan tercela tersebut serta menghapus seluruh video yang dimilikinya.

Narasumber : Cak Sam

Editor : Priadi Garudapost.id

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata
Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:26

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Berita Terbaru