Garudapost.id – Bone Bolango – Dua kursi jabatan administrator di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bone Bolango berganti. Sukriyanto Katili kini dipercaya sebagai Sekretaris Diskominfo menggantikan Eriana Pajria Ningsih, sementara Dedy Irfandi Arifin mengisi posisi Kepala Bidang Komunikasi menggantikan M. Taufik Asnawi.
Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Bone Bolango, Yusbar Ismail menegaskan, pergeseran dua pejabat itu bukan sekadar memindahkan kursi jabatan. Di balik proses mutasi dan rotasi, ada tuntutan untuk memastikan roda pemerintahan tetap bergerak, pekerjaan yang sudah berjalan tidak terputus, dan target organisasi terus dikawal.
Yusbar Ismail, mengatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari rangkaian mutasi, rotasi dan perpindahan pejabat yang dilakukan sebagai bentuk penyegaran dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, perubahan posisi harus diikuti dengan kesiapan untuk menyesuaikan diri dengan ritme kerja di tempat yang baru, tanpa mengabaikan kesinambungan pekerjaan yang telah dibangun sebelumnya.
“Diharapkan keikhlasan dan loyalitas dalam pekerjaan. Saya yakin teman-teman bisa menyesuaikan diri dengan ritme dan irama di tempat yang baru maupun yang lama,” ujar Yusbar dalam serah terima jabatan pejabat administrator di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bone Bolango, Senin (28/9/2026).
Ia menekankan pentingnya membangun kebersamaan dengan pimpinan dan seluruh jajaran. Menurutnya, keberlanjutan pekerjaan pemerintahan tidak hanya bergantung pada siapa yang menduduki jabatan, tetapi juga pada kemampuan membangun kerja bersama.
“Kita harus bangun kebersamaan dengan pimpinan agar pekerjaan kita terus berkesinambungan,” katanya.
Yusbar juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang selama ini telah mendedikasikan tenaga dan waktu dalam menjalankan tugas pemerintahan, khususnya di lingkungan Diskominfo Bone Bolango.
Ditempat yang sama, Plt Kepala Diskominfo Bone Bolango, Ichsan Budiman Wantogia, menegaskan serah terima jabatan tidak boleh berhenti sebagai seremoni administratif. Menurutnya, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika manajemen kepegawaian dan tata kelola ASN. Karena itu, pejabat yang mendapat amanah baru dituntut segera beradaptasi dan melanjutkan pekerjaan yang telah berjalan.
“Momentum serah terima jabatan ini bukan sekadar acara seremonial. Rotasi dan mutasi merupakan suatu proses yang biasa dalam manajemen kepegawaian atau ASN,” kata Ichsan. Ia meminta pejabat yang baru menempati posisi masing-masing tidak hanya melanjutkan pekerjaan yang sudah ada, tetapi juga mencari ruang untuk mengembangkan kinerja organisasi.
Khusus di Diskominfo, tuntutan tersebut menjadi semakin penting karena perangkat daerah ini memiliki peran strategis dalam menyampaikan agenda dan program pemerintah kepada masyarakat.
Ichsan yang juga Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Setda Bone Bolango itu menyebut Diskominfo harus menjadi corong utama pemerintah daerah Bone Bolango, terutama dalam menyuarakan apa yang dikerjakan pemerintah sekaligus menjelaskan arah dan agenda pembangunan kepada publik. “Yang paling penting bagaimana menjadikan Diskominfo ini adalah corong utama pemerintah daerah Bone Bolango untuk menyuarakan apa dan bagaimana agenda pemerintahan yang berjalan,” ujarnya.
Peran tersebut, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan publikasi. Diskominfo juga memiliki tanggung jawab dalam menghadapi arus informasi yang berkembang cepat, termasuk melakukan penanggulangan disinformasi yang berpotensi membingungkan masyarakat.
Di tengah derasnya informasi di ruang digital, penyampaian informasi pemerintah harus mampu hadir secara cepat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penguatan kinerja Diskominfo dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas komunikasi pemerintah dengan masyarakat.
Ichsan menegaskan pergantian pejabat tidak boleh membuat pekerjaan organisasi berjalan dari awal. Program yang sudah dirintis harus tetap dikawal, sementara pejabat baru dituntut memahami target dan indikator kinerja yang telah ditetapkan.
Termasuk di dalamnya mendukung pencapaian visi dan misi daerah serta arah pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pemerintah daerah. “Bagaimana indikator kinerja kita, pencapaian visi dan misi, RPJM dan RPJMD Bone Bolango,” jelasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Diskominfo membangun kolaborasi dan kerja sama yang lebih kuat.



















