Investor Jepang Datang ke Toba, Jajaki Investasi Pertanian dan Pariwisata

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

Toba, 2 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Toba menerima kunjungan dua investor asal Jepang dalam rangka penjajakan kerja sama investasi di sektor pertanian dan pariwisata. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan internasional sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.

Rombongan investor terdiri dari Kato Kosuke, Direktur Utama EBT Japan, dan Isono, serta didampingi oleh Torri dan Berman Nainggolan.
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Effendi Sintong P. Napitupulu bersama Audi Murphy O. Sitorus, didampingi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf ahli di lingkungan Pemkab Toba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Toba menyampaikan apresiasi dan rasa kehormatan atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Toba merupakan bagian dari kawasan Danau Toba, yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas oleh Pemerintah Republik Indonesia.

“Selain memiliki potensi pariwisata yang besar, Kabupaten Toba juga unggul di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, serta energi terbarukan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan,” ujar Bupati melalui penerjemah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa optimalisasi potensi tersebut membutuhkan dukungan investasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk mitra internasional. Pemerintah Kabupaten Toba, kata dia, membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk berinvestasi di sektor strategis.

“Kami berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses perizinan, menjamin kepastian hukum, serta terus meningkatkan dukungan infrastruktur guna menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Bupati juga berharap pertemuan ini dapat menghasilkan langkah konkret, termasuk mendorong transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Sementara itu, Torri menyampaikan potensi kerja sama di sektor pertanian. Ia menyebutkan bahwa Provinsi Okayama memiliki keunggulan dalam pengembangan komoditas anggur dengan teknologi pertanian modern.

“Kami siap menghadirkan langsung tenaga ahli dari Okayama untuk mendukung pengembangan pertanian di Toba.
Komoditas seperti anggur memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujarnya.

Isono juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk menjalin kerja sama investasi. Ia berharap adanya keterbukaan dan sinergi antara investor dan pemerintah daerah.

“Apabila Pemerintah Kabupaten Toba membuka diri, kami juga siap untuk berinvestasi dan membangun kerja sama yang saling menguntungkan,” ungkapnya.

Paparan lebih rinci disampaikan oleh Kato Kosuke, yang mengidentifikasi tiga sektor utama yang berpotensi dikembangkan di Toba, yakni pertanian, pariwisata, dan energi listrik (power electrical). Ia menekankan pentingnya kesiapan SDM sebagai faktor kunci keberhasilan investasi, khususnya di sektor pertanian.

“Kami membutuhkan tenaga kerja yang terlatih dan memahami bidangnya. Kami siap memberikan pelatihan, bahkan hingga ke Jepang. Yang terpenting adalah kemauan dan kegigihan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berharap dukungan dari pemerintah daerah dalam hal perizinan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan peluang investasi oleh Pemkab Toba serta diskusi teknis terkait potensi kerja sama yang dapat segera direalisasikan. Kegiatan ditutup dengan pemberian cenderamata berupa ulos kepada para investor sebagai simbol penghormatan dan kearifan lokal Batak.

Secara khusus, kepada Torri, Pemkab Toba juga menyerahkan plakat sebagai tanda penghargaan atas kunjungan dan dukungan terhadap pengembangan kerja sama antara kedua wilayah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya kemitraan strategis antara investor Jepang dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tomuan S

Berita Terkait

Bupati Toba Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda di Hari Pramuka ke-65
Pemkab Toba Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Souvenir Kain Ulos
Wabup Toba Tinjau Rekonstruksi Jalan Soposurung–Hinalang dan Sibodiala–Gurgur
Gerebek Gubuk Narkoba di Silaen, Polisi Temukan Alat Isap dan Dua Pria Positif Narkotika
Tim Drugs Wolfa Polres Toba Kembali Bekuk Pengedar Narkoba di Habinsaran
Bunda Literasi Toba Ajak Masyarakat Terus Berkarya Kampanyekan Budaya Literasi
Irigasi Diduga Baru Dikerjakan Sudah Retak, PPK Toba Diminta Jangan Tutup Mata
PT BDSN Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Laguboti dan Sigumpar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Bupati Toba Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda di Hari Pramuka ke-65

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:56

Pemkab Toba Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Souvenir Kain Ulos

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:27

Wabup Toba Tinjau Rekonstruksi Jalan Soposurung–Hinalang dan Sibodiala–Gurgur

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:39

Gerebek Gubuk Narkoba di Silaen, Polisi Temukan Alat Isap dan Dua Pria Positif Narkotika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49

Tim Drugs Wolfa Polres Toba Kembali Bekuk Pengedar Narkoba di Habinsaran

Berita Terbaru