Kabar Mengejutkan Dari Salah Satu Dapur SPPG Yang Ada Di Talaga Hingga Menyebabkan Keracunan

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalengka|GarudaPost.id – Salah satu dapur SPPG yang berada di Kecamatan Talaga, menjadi sorotan publik, setelah banyaknya siswa dan guru beserta ibu hamil yang keracunan setelah mengkonsumsi makan siang gratis dari dapur SPPG tersebut.

 

Awalnya awak media mendapatkan laporan dari masyarakat terkait hal itu, berdasarkan hasil investigasi di lapangan, awak media mendapatkan sebagian data-data korban yang di rawat di RSUD Talaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berikut nama-nama korban yang awak media temukan :

Pasien Malam.

1. Ny. Siti hamdiyah (Guru SDN Kertarahayu) dirawat

2. Ny. Mia murniasih (Guru Sman 1 Talaga) dirawat

Pasien pagi.

3. Nn. Liana Siswa SMAN 1 Talaga (rawat jalan)

Pasien siang

4. An. Rainezha (Anak guru SMAN 1 Talaga) Rawat jalan

5. Tn. Adi syaeful seorang guru di SMAN 1 Talaga (rawat jalan)

6. An. Nayla bersekolah di SMAN 1 Talaga saat ini masih observasi terpasang infus berdasarkan hasil lab pasien rencana pulang (bisa rawat jalan)

7. An. Rapka Yang Bersekolah di SDN gunung manik (saran rawat inap) tetapi keluarga dan pasien menolak untuk di rawat.

8. An. Ulfa (Makan MBG adiknya) masih observasi terpasang infus berdasarkan hasil lab pasien rencana pulang (bisa rawat jalan)

9. Ny. Elin Herlina ( ibu menyusui) diketahui MBG dari posyandu gunungmanik (rawat jalan)

 

Berdasarkan hasil temuan nama-nama korban keracunan di atas, saat ini awak media masih melakukan pendalaman guna mengetahui lebih lanjut adanya penambahan korban keracunan MBG tersebut, serta untuk mengetahui lebih detail dari dapur SPPG mana saja MBG yang di salurkan ke para korban tersebut.

 

Sementara untuk korban siswa dan guru SMAN 1 Talaga diduga makanan yang di salurkan berasal dari dapur SPPG yang berada di salado, saat ini awak media telah menghubungi pihak dapur SPPG yang berada di salado tersebut untuk konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

 

Untuk korban Siswa SDN gunung manik dan ibu menyusui, awak media juga sudah melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

 

Namun sampai saat ini belum mendapatkan jawaban dari pihak dapur SPPG yang berada di salado dan SPPG Gunung manik tersebut, menurut keterangan salah satu masyarakat menyatakan bahwa data-data korban masih terus bertambah dari hari jumat sampai saat ini mencapai 100 lebih korba jiwa.

 

Di antaranya Guru,Keluarga siswa, beserta siswa-siswi dan para tetangga guru-guru yang di akibatkan adanya siswa yang tidak hadir pada saat hari jum’at kemarin, akhirnya para guru sepakat untuk membagikan MBG tersebut ke beberapa warga tetangganya.

 

Untuk saat ini sampel dari dapur SPPG terkait sedang di tindaklanjuti Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka guna mengetahui secara pasti penyebab keracunan makanan dari MBG tersebut.

 

Dan kami selaku awak media masih terus menggali data informasi lebih lanjut terkait hal ini.

Facebook Comments Box

Penulis : (M.Nur.R)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia
60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP
TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034
Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK
KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan
Balai Karantina Maluku Sambut Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI, Perkuat Sinergi Pengawasan Satwa Komisi IV DPR RI Dalam Rangka Satwa Liar
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26

60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:44

TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40

Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK

Berita Terbaru

BOLMONG UTARA

Ardiansyah Mansyur Ditunjuk Sebagai Pjs Ketua FORKI Bolmut

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:13