Garudapost.id, BONE RAYA — Keluhan masyarakat terkait dampak pembangunan jalan akses yang dikerjakan PT Gorontalo Mineral mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kecamatan Bone Raya.
Camat Bone Raya, Yusman Dukalang, S.Kom, turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sejumlah lahan pertanian warga yang dilaporkan terdampak aktivitas pembangunan jalan tersebut. Rabu, 7 Oktober 2026
Peninjauan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik lahan pertanian masyarakat. Pemerintah kecamatan melihat langsung kondisi lahan yang disebut mengalami kerusakan akibat material maupun aktivitas alat berat selama pekerjaan proyek berlangsung.
Turunnya Camat Bone Raya ke lokasi menjadi langkah awal untuk memastikan kondisi yang dikeluhkan masyarakat dapat dilihat secara langsung, sekaligus mengidentifikasi bentuk dan tingkat dampak yang terjadi.
Petakan Kerusakan Lahan Warga
Pemerintah Kecamatan Bone Raya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga menghimpun temuan di lapangan sebagai bahan evaluasi.
Dokumentasi dan data mengenai kondisi lahan akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah selanjutnya, terutama untuk mengetahui sejauh mana aktivitas proyek memberikan dampak terhadap lahan produktif masyarakat.
“Peninjauan ini penting untuk melihat kondisi riil di lapangan, mengidentifikasi tingkat kerusakan, serta memastikan hak-hak dan mata pencaharian masyarakat petani tetap mendapat perhatian serius,” ujar pihak Kecamatan Bone Raya.
Hasil peninjauan tersebut selanjutnya akan dihimpun dan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk manajemen PT Gorontalo Mineral.
Dorong Penyelesaian yang Adil
Pemerintah Kecamatan Bone Raya berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara masyarakat, pemerintah dan pihak perusahaan.
Jika hasil pendataan menunjukkan adanya kerugian yang dialami petani akibat aktivitas proyek, pemerintah kecamatan mendorong agar tersedia langkah mitigasi dan penyelesaian yang adil sesuai kondisi di lapangan.
Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap penting, namun kepentingan masyarakat, terutama petani yang menggantungkan hidup dari lahan pertanian, juga harus menjadi perhatian.
Peninjauan lapangan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mencari solusi terhadap persoalan yang muncul, sehingga pembangunan dapat terus berjalan tanpa mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat yang terdampak.
Penulis : Zulkipli Uno
Editor : Zulkipli Uno
Sumber Berita: Camat Bone RayaYusman Dukalang



















