Masyarakat Brebes Selatan Siap Adakan long march Jalan Kaki Dari Bumiayu Ke Semarang

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes – jateng || garudapost id

Bumiayu , .Berbagai elemen masyarakat yang bergabung dalam pejuang pemekaran kabupaten Brebes Jawa Tengah yang akan menggelar aksi long march atau jalan kali dari Bumiayu menuju Semarang yang akan di adakan pada hari Minggu 19 April 2026 mendatang.

Kegiatan ini di adakan dalam rangka konsolidasi Akbar masyarakat Brebes Selatan sekaligus halal bihalal, acara akan di mulai pukul 09 di pendopo dua Bumiayu kabupaten Brebes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua aliansi, Agus Sutiono tujuan utama long march ini adalah menemui Gubernur Jawa Tengah guna memperkuat perjuangan pembentukan Brebes Selatan yang sudah lama di nanti Masyarakat Brebes,

Mengenai jumlah peserta,hingga saat ini belum ada angka pasti yang di umumkan secara resmi.namun panitia menyatakan antusiasme warga yang sangat tinggi dan di perkirakan akan di hadiri oleh ribuan masyarakat, dari berbagai kecamatan wilayah Brebes Selatan seperti,Salem, Bantarkawung, Tonjong, Sirampok, Paguyangan dan Bumiayu.

Bupati Brebes menegaskan

“Saya sangat menghargai semangat dan aspirasi masyarakat yang akan menggelar aksi long march pada Minggu mendatang (19/4/2026), ini menunjukkan betapa besar harapan masyarakat untuk kemajuan daerah nya.

Pemerintah kabupaten Brebes sendiri sebenarnya sudah lama mendukung dan memperjuangkan usulan pemekaran wilayah kabupaten Brebes Selatan , bahkan usulan ini sudah melalui beberapa tahapan administrasi dan sudah di setujui DPRD kabupaten Brebes.

Namun proses ini membutuhkan waktu dan harus berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku dari tingkat propinsi sampai pusat.

Saya berharap aksi ini dilakukan Berjalan aman,tertib dan damai, semoga langkah ini mempercepat harapan kita bersama,agar Brebes Selatan segera menjadi daerah otonomi baru yang mandiri dan sejahtera.”ungkapnya.

Aksi ini bukan bentuk perlawanan ,merupakan upaya serius agar usulan pemekaran segera mendapatkan kepastian hukum dan realisasi dari pemerintah propinsi maupun pusat.

Suherman

Red jateng

Facebook Comments Box

Penulis : Suherman

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Revitalisasi SDN 16 Pakasalo Maros: Pekerja Diduga Tak Pakai APD
Calon Kades Telukbango Bang Rusli DS Paparkan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat
Anto K.Mahfudin, S.E Kandidat No.(3) Usung Program Pro-Rakyat Untuk KARANGJAYA 
Kuwu Apud Dapat Nomor Urut 2,di Pilkades Kertasari Warga nyatakan Dukungannya.
Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan
Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 
Dorong Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Warga Binaan Rutan Pemalang Panen Ikan Lele
Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian,Warga Binaan Rutan Pemalang Tekuni Budidaya ikan Lele
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:37

Revitalisasi SDN 16 Pakasalo Maros: Pekerja Diduga Tak Pakai APD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:28

Calon Kades Telukbango Bang Rusli DS Paparkan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:06

Anto K.Mahfudin, S.E Kandidat No.(3) Usung Program Pro-Rakyat Untuk KARANGJAYA 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:40

Kuwu Apud Dapat Nomor Urut 2,di Pilkades Kertasari Warga nyatakan Dukungannya.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru