Mengevaluasi beberapa MBG di wilayah Kabupaten Tegal ada 16 unit SPPG di perhentikan sementara

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal Jateng, garudapost. Id

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Tegal terus berjalan dengan pengawasan ketat dari otoritas terkait. Namun, dalam proses evaluasi terbaru yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) MBG lokal, tercatat ada sebanyak 16 unit SPPG di Kabupaten Tegal di hentikan sementara operasionalnya. Langkah tegas ini diambil demi memastikan kualitas layanan dan keamanan konsumsi bagi ratusan ribu anak sekolah di daerah ini.

Kabar mengenai adanya belasan SPPG di Kabupaten Tegal di perhentikan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan evaluasi Satgas MBG yang berlangsung pada Rabu 24 Juni 2026. Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, selaku Ketua Satgas MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total 304 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar, baru 166 unit yang beroperasi penuh, sementara sisanya masih dalam proses perizinan operasional. Amir Makhmud menjelaskan secara rinci bahwa dari total 16 mitra yang terkena sanksi pembekuan sementara tersebut, mayoritas tersandung masalah kelengkapan administratif.

Sebanyak 14 unit diketahui belum memenuhi standar baku Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta izin lingkungan. Sementara itu, satu unit lainnya terpaksa disuspensi akibat adanya laporan kejadian menonjol terkait keluhan kesehatan dari penerima manfaat beberapa waktu lalu.

“Sebagian besar yang di perhentikan karena proses perizinan lingkungan belum selesai. Sifatnya sementara. Jika izin lingkungan sudah keluar, mitra bisa kembali mengajukan izin operasional ke Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar “Amir Makhmud” saat memberikan keterangan di Slawi.

Pihak Satgas menegaskan bahwa langkah pembekuan operasional ini bukan untuk menjatuhkan mitra, melainkan bentuk perlindungan terhadap pemenuhan gizi anak-anak secara aman. Momentum libur sekolah yang berlangsung hingga 13 Juli 2026 mendatang akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk melakukan pembenahan, audit menyeluruh, sekaligus penyelesaian dokumen administrasi yang masih tertunda.

Menanggapi unit yang tersandung kejadian menonjol, Korwil BGN Kabupaten Tegal, “Ismatul Hasanah”, memastikan tidak ada korban jiwa maupun siswa yang harus menjalani perawatan rawat inap di rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, kandungan makanan yang disajikan sebenarnya dinyatakan aman dan bebas dari zat berbahaya.

Dugaan kuat penyebab munculnya keluhan sakit perut pada beberapa siswa tersebut berasal dari penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyajian yang kurang optimal di lapangan. Makanan yang diproduksi diketahui telah berada dalam kondisi tersaji selama lebih dari empat jam sebelum dikonsumsi oleh para siswa. Unit tersebut kini diwajibkan melengkapi hasil uji laboratorium ulang, sarana prasarana yang higienis, serta sertifikasi halal sebelum diizinkan aktif kembali.

Sebanyak 14 unit ditangguhkan karena masalah administrasi izin lingkungan dan IPAL, sedangkan unit lainnya disuspensi akibat kelalaian SOP waktu penyajian makanan.

Facebook Comments Box

Penulis : Red jateng

Editor : Red jageng

Berita Terkait

GUNAWAN RESMI DAFTARKAN DIRI SEBAGAI CALON KEPALA DESA KEMIRI PERIODE 2026-2034
Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama!
Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Aktif dan Bugar Melalui Gerakan Olahraga
Atasi Bencana Kekeringan, BPBD Pemalang Hidupkan Sumur Warga Yang Terbengkalai Buat Cadangan Pasokan Air
Dugaan Penyaluran Bantuan Beras di Desa Batujaya Dipertanyakan Warga, Minta Penegak Hukum Turun ke Lapangan
Plt Bupati Bekasi Kukuhkan Pengurus FKDM, Dorong Penguatan Deteksi Dini ATHG
PKBM Agung Nugraha Serahkan Buku Bahan Ajar, Tandai Dimulainya KBM bagi Warga Binaan Rutan Pemalang
Menuju Pelayanan Kebencanaan Yang Lebih Responsif, BPBD Pemalang Gelar Forum Konsultasi Publik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:15

GUNAWAN RESMI DAFTARKAN DIRI SEBAGAI CALON KEPALA DESA KEMIRI PERIODE 2026-2034

Kamis, 10 September 2026 - 07:26

Sinergi Rutan Kelas I Jakarta Pusat dengan PPSU Kelurahan Rawasari, Bergerak Bersama!

Kamis, 10 September 2026 - 07:22

Haornas ke-43, Dindikpora Pemalang Dorong Masyarakat Aktif dan Bugar Melalui Gerakan Olahraga

Kamis, 10 September 2026 - 07:17

Atasi Bencana Kekeringan, BPBD Pemalang Hidupkan Sumur Warga Yang Terbengkalai Buat Cadangan Pasokan Air

Kamis, 10 September 2026 - 00:54

Dugaan Penyaluran Bantuan Beras di Desa Batujaya Dipertanyakan Warga, Minta Penegak Hukum Turun ke Lapangan

Berita Terbaru

BOLMONG UTARA

Kilatan Diduga Meteor Melintasi Langit Boltara Dan Gorontalo

Sabtu, 12 Sep 2026 - 01:57