Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Geser/ Sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi inventarisasi aset negara, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser melakukan digitalisasi tata kelola Barang Milik Negara (BMN) melalui penomoran dan pelabelan barcode pada seluruh aset kantor, Jumat (4/9). Langkah inovatif ini mengintegrasikan seluruh identitas fisik aset secara presisi yang terhubung langsung pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) sehingga proses pengawasan berjalan lebih optimal.

Kegiatan ini melibatkan petugas pengelola BMN, Aldi Hanafi, bersama pegawai dan peserta magang. Aldi menjelaskan digitalisasi ini memungkinkan inventarisasi dan monitoring berkala.

“Penerapan barcode dan penomoran pada setiap aset mempermudah kami untuk melakukan tracking dan monitoring kondisi barang secara real-time baik aset yang di peroleh melalui transfer masuk, pengadaan langsung, maupun barang lain dari selain belanja modal. Sistem ini juga memudahkan proses pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan aset negara,” jelas Aldi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, menilai bahwa upaya ini merupakan langkah cermat dalam memodernisasi administrasi kantor.

“Penerapan teknologi dalam pengelolaan BMN bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami ingin memastikan setiap aset negara yang diamanahkan kepada Lapas Geser tercatat dengan rapi dan digunakan seoptimal mungkin untuk mendukung pelayanan,” jelas Alhamid.

Ia juga menambahkan, keterlibatan aktif peserta magang dalam proses ini menjadi ajang transfer pengetahuan yang sangat berharga mengenai tata kelola kearsipan dan inventarisasi aset negara secara langsung di lapangan.

Manfaat edukasi ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta magang, Julent Audri Matakena. Julent mengungkapkan antusiasnya karena mendapatkan pengalaman praktis yang sangat berguna untuk memahami bagaimana sistem birokrasi dan pengelolaan aset negara dijalankan secara profesional.

“Saya sangat bersyukur dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Selain memperluas wawasan mengenai tata kelola aset negara, saya juga memahami betapa krusialnya aspek kerapian dan ketertiban dalam administrasi perkantoran,” ujar Julent.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah tertib administrasi ini. Menurutnya, proses inventarisasi pelabelan fisik BMN sangat krusial untuk menjaga transparansi pengelolaan barang milik negara.

“Pelabelan aset BMN ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pertanggungjawaban kita terhadap aset negara. Dengan data yang sinkron antara kondisi fisik dan aplikasi SIMAN, pengawasan serta pemeliharaan barang menjadi jauh lebih efektif,” pungkas Nober.

Melalui modernisasi label BMN berbasis digital ini, Lapas Geser berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu manajemen internal. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata dukungan terhadap terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lapas Piru Panen 52 Pepaya California dan 15 Ikat Kangkung Hasil Kemandirian Warga Binaan
Sehat Bersama untuk Banda Lebih Baik, Lapas Bandanaira Ikuti Senam Bersama Masyarakat dan Instansi
Lapas Bandanaira dan Bapas Ambon Perkuat Asesmen bagi Warga Binaan Kasus Narkotika
Wujud Sinergitas, Forkopimcam dan Stakeholder Seram Timur Apresiasi Program Kemandirian Warga Binaan Lapas Geser Sektor Pertanian
Gelar Coffee Morning, Lapas Geser Perkuat Sinergi Pencegahan Gangguan Kamtib dan Dorong Pembangunan Daerah Inklusif dan Edukasi Ekologi
Lapas Piru Bersama Kemenag SBB Tanamkan Semangat Pembaruan Hidup bagi Warga Binaan
Lapas Piru Perkuat Akuntabilitas Kinerja melalui Monev Kanwil Ditjenpas Maluku
Pastikan Blok Hunian Bebas Barang Terlarang, Rutan Ambon Perketat Pengawasan melalui Sidak Rutin
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:07

Lapas Piru Panen 52 Pepaya California dan 15 Ikat Kangkung Hasil Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:15

Sehat Bersama untuk Banda Lebih Baik, Lapas Bandanaira Ikuti Senam Bersama Masyarakat dan Instansi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:58

Lapas Bandanaira dan Bapas Ambon Perkuat Asesmen bagi Warga Binaan Kasus Narkotika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:43

Wujud Sinergitas, Forkopimcam dan Stakeholder Seram Timur Apresiasi Program Kemandirian Warga Binaan Lapas Geser Sektor Pertanian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:34

Gelar Coffee Morning, Lapas Geser Perkuat Sinergi Pencegahan Gangguan Kamtib dan Dorong Pembangunan Daerah Inklusif dan Edukasi Ekologi

Berita Terbaru