Garudapost.id-Langgur/Guna memastikan kondisi kesehatan para warga binaan tetap prima, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual menggelar pemeriksaan kesehatan dengan sistem “jemput bola” langsung ke dalam blok-blok hunian, Senin (31/08). Langkah proaktif ini diambil untuk memberikan pelayanan kesehatan yang merata, terutama bagi warga binaan yang mengalami keterbatasan atau enggan untuk menjangkau Klinik Lapas.
Kasubsi Keperawatan Lapas Tual, Maria E. Renjaan, menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan langsung di dalam blok ini merupakan wujud nyata pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang kesehatan serta komitmen Lapas Tual dalam memberikan pelayanan yang inklusif. “Kesehatan adalah hak mendasar bagi setiap warga binaan. Melalui pemeriksaan berkala di dalam blok ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan, tanpa terkecuali, mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat. Ini juga bagian dari upaya deteksi dini agar tidak ada penyakit yang terlambat ditangani,” ujar Renjaan.
Dokter Lapas Tual, dr. Eka Pratiwi Surya, yang memimpin langsung jalannya pemeriksaan medis, menjelaskan bahwa timnya juga memberikan tindakan preventif dan edukasi kesehatan di tempat. “Kami melakukan skrining dasar untuk melihat apakah ada gejala penyakit menular atau keluhan kronis yang diderita. Selain memberikan pengobatan dan mendistribusikan vitamin langsung di dalam blok, kami juga mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan kamar dan sirkulasi udara guna mencegah penularan penyakit,” jelas dr. Eka.
Aksi jemput bola ini mendapat respons positif dari para penghuni blok. Doni, Salah seorang warga binaan mengaku sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan langsung ke kamar hunian mereka. “Kami merasa sangat diperhatikan oleh petugas. Pemeriksaan langsung di blok seperti ini sangat memudahkan kami untuk menyampaikan keluhan kesehatan dengan cepat tanpa harus mengantre lama di klinik,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan humanis ini diharapkan dapat terus menjaga imunitas warga binaan, sehingga mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan di Lapas Tual dengan optimal dan sehat hingga masa pidananya berakhir.


















