Peringatan 40 Hari Wafatnya Almarhum Abah guru Jo Prisher / Muhammad Jauhari Bin Superapto.

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, Garudapost.id | 11 Juli 2026 — Keluarga besar bersama Yayasan dan Jama’ah Managaling menggelar acara peringatan 40 hari wafatnya Almarhum Jo Prisher / Muhammad Jauhari Bin Superapto,pendiri yayasan managaling. Acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, bertempat di Kantor Pusat Yayasan Managaling, Jalan A. Yani Nomor 47 RT X RW III, Puruk Cahu (depan Pom Lama), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Dalam kesempatan yang penuh makna ini, hadir sejumlah tokoh penting dan masyarakat setempat, antara lain:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Bapak H. Romiadi, SE, SH, MH

– Bapak Alexander, Ketua PSDKT Kabupaten Murung Raya beserta rombongan

– Ustaz Muhammad Abdul fattah,dan para tokoh masyarakat

 

Acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemberian nasihat keagamaan, serta doa bersama yang dipanjatkan untuk mendoakan almarhum. Semua yang hadir turut memohon agar Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Ibunda HJ.KOMARIAH istri dari almarhum Abah guru Jo prisher/Muhammad Jauhari dan keluarga besar yayasan managaling/jama’ah managaling mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran, doa, dan perhatian dari semua pihak yang meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan almarhum. Kehadiran tersebut menjadi penghiburan dan dukungan bagi keluarga besar yang ditinggalkan.

Semoga amal ibadah dan kebaikan almarhum menjadi cahaya di alam kubur dan kelak mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Aamiin.

Diselenggarakan oleh:

Keluarga Besar

Yayasan Managaling dan Jama’ah Managaling

Liputan : Mulyadi

Priadi Garudapost.id

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata
Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:26

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Berita Terbaru