Puskesmas Mokwam Siapkan ORI Campak Rubella, Petugas Siap Jemput Bola

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

MANOKWARI, Garudapost.id—Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Manokwari terus diperkuat. Puskesmas Mokwam memastikan kesiapan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubella yang dijadwalkan berlangsung pada 5–17 Oktober 2026.

Kesiapan tersebut disampaikan dalam sosialisasi Campak Rubella dan penanggulangan KLB Campak Kabupaten Manokwari yang berlangsung di Puskesmas Mokwam, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti kepala distrik, kepala kampung, kader, guru PAUD, serta jajaran tenaga kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dibuka Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil.

Materi sosialisasi disampaikan dr. Samuel Kambuaya, yang membahas pengenalan Campak dan Rubella, situasi Campak di Manokwari, alasan penanggulangan KLB, pelaksanaan ORI, serta peran masyarakat ketika menemukan kasus yang dicurigai.

Dalam pemaparannya, dr. Samuel menjelaskan bahwa sasaran ORI Campak Rubella mencakup anak usia 9 bulan sampai kurang dari 5 tahun.

Pelaksanaan imunisasi tersebut menjadi bagian dari respons terhadap situasi KLB Campak di Kabupaten Manokwari.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mokwam, Michael Kafiar, menegaskan pihaknya siap melaksanakan ORI sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Puskesmas juga menyiapkan strategi pelayanan aktif untuk memastikan anak-anak yang menjadi sasaran tidak terlewat.

“Jalan sesuai jadwal, masuk rumah keluar rumah cari anak-anak,” ujar Michael dalam penjelasannya.

Menurutnya, pelayanan tidak hanya dilakukan di Puskesmas. Dukungan lintas sektor akan diperkuat agar petugas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Salah satu pendekatan yang disiapkan adalah pelaksanaan imunisasi di gereja setelah ibadah selesai melalui koordinasi dengan pihak terkait. Strategi tersebut diarahkan untuk menjangkau anak-anak yang tidak datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Petugas juga akan melakukan pendekatan jemput bola dengan mendatangi lingkungan tempat tinggal masyarakat untuk mencari dan memastikan anak-anak sasaran mendapatkan imunisasi.

Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari hadir Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Penanggung Jawab Surveilans Kabupaten Manokwari, serta Penanggung Jawab Imunisasi Kabupaten Manokwari.

Sementara dari Puskesmas Mokwam hadir Kepala Puskesmas Michael Kafiar bersama jajaran staf.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapat penekanan mengenai pentingnya peran masyarakat ketika menemukan kasus yang dicurigai Campak atau Rubella.

Informasi dari keluarga, kader, guru, maupun pemerintah kampung diharapkan segera disampaikan kepada petugas kesehatan untuk mendapatkan tindak lanjut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari menargetkan cakupan imunisasi Campak Rubella dalam pelaksanaan ORI mencapai 95 persen**.

Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja bersama antara tenaga kesehatan, pemerintah distrik, pemerintah kampung, kader, guru PAUD, tokoh agama, dan masyarakat.

Dengan dimulainya ORI pada 5 Oktober 2026. Puskesmas Mokwam akan memperkuat pelayanan melalui pendekatan fasilitas kesehatan maupun pelayanan jemput bola.

Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan anak-anak yang menjadi sasaran imunisasi dapat terjangkau dan tidak terlewat dalam upaya penanggulangan KLB Campak di Kabupaten Manokwari.

(*) 

Facebook Comments Box

Penulis : Dominikus Lokobal

Editor : Julianus Sorabut

Sumber Berita: https//:Garudapost.id

Berita Terkait

Mahasiswa Yahukimo di Manokwari Mengungsi Setelah Diminta Kosongkan Kontrakan Pemda
Konsolidasi Hukum Rakyat 2026 Himpun Suara Masyarakat Adat dari Empat Regio
Distrik Sidey Perkuat Koordinasi, ORI Campak Rubella Ditargetkan Capai 95 Persen
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Semangat Kebangsaan
Dinkes Manokwari Perkuat Penanggulangan KLB Campak, ORI Digelar 5–17 Oktobe
Dinkes Manokwari Dorong Respons Cepat Hadapi KLB Campak, 70 Kasus Suspek Terdeteksi
Manokwari Perkuat Respons KLB Campak, ORI Sasar Anak Usia 9 Bulan hingga 5 Tahun
Fahutan UNIPA Jadi Tuan Rumah Webinar Internasional Bahas Pengelolaan Kebakaran Terpadu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:06

 Puskesmas Mokwam Siapkan ORI Campak Rubella, Petugas Siap Jemput Bola

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:53

Mahasiswa Yahukimo di Manokwari Mengungsi Setelah Diminta Kosongkan Kontrakan Pemda

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:10

Distrik Sidey Perkuat Koordinasi, ORI Campak Rubella Ditargetkan Capai 95 Persen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:17

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Semangat Kebangsaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:53

Dinkes Manokwari Perkuat Penanggulangan KLB Campak, ORI Digelar 5–17 Oktobe

Berita Terbaru