Revitalisasi SDN 16 Pakasalo Maros: Pekerja Diduga Tak Pakai APD

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID, MAROS – Sejumlah pekerja proyek revitalisasi UPTD SD Negeri 16 Pakasalo, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terpantau diduga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang memadai saat bekerja di lantai dua, Jumat (16/10/2026) siang.

Pekerjaan di ketinggian memiliki risiko kecelakaan, sehingga penggunaan APD sesuai jenis pekerjaan perlu diperhatikan. Meski demikian, hasil pantauan ini belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran K3. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui jenis APD yang diwajibkan, ketersediaan perlengkapan keselamatan, dan pengawasan di lokasi.

Proyek ini mencakup pembangunan tiga ruang kelas baru dengan anggaran yang disebut mencapai Rp1.359.996.446, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak media berupaya mengonfirmasi Rostina, S.Pd., selaku Kepala UPTD SD Negeri 16 Pakasalo sekaligus penanggung jawab Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, pesan tersebut belum mendapat tanggapan.

Belum adanya tanggapan ini tidak dapat dimaknai sebagai pengakuan maupun pembenaran atas dugaan yang diberitakan.

Redaksi Garudapost.id membuka ruang klarifikasi bagi pihak sekolah, pelaksana, pengawas proyek, dan instansi terkait, serta hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi akan diperbarui apabila ada keterangan yang telah diverifikasi.

Facebook Comments Box

Penulis : Nur

Berita Terkait

Calon Kades Telukbango Bang Rusli DS Paparkan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat
Anto K.Mahfudin, S.E Kandidat No.(3) Usung Program Pro-Rakyat Untuk KARANGJAYA 
Kuwu Apud Dapat Nomor Urut 2,di Pilkades Kertasari Warga nyatakan Dukungannya.
Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan
Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 
Dorong Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Warga Binaan Rutan Pemalang Panen Ikan Lele
Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian,Warga Binaan Rutan Pemalang Tekuni Budidaya ikan Lele
Diduga Gunakan Material Campur Tanah, Proyek Oplah Rp194 Juta di Kepahiang Disorot Tim Media.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:37

Revitalisasi SDN 16 Pakasalo Maros: Pekerja Diduga Tak Pakai APD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:06

Anto K.Mahfudin, S.E Kandidat No.(3) Usung Program Pro-Rakyat Untuk KARANGJAYA 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:40

Kuwu Apud Dapat Nomor Urut 2,di Pilkades Kertasari Warga nyatakan Dukungannya.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:03

Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 

Berita Terbaru