TANAH DATAR, Garudpos.id — Ribuan pengunjung dipastikan akan memadati Gelanggang Dang Tuanku. Demi menjamin kenyamanan dan keselamatan setiap warga yang hadir, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama unsur terkait menempatkan kesiapan pengamanan pada tingkat tertinggi. Bukan hanya keamanan yang dijaga, pelayanan medis pun disiapkan secara menyeluruh.
Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres Tanah Datar, Kodim 0307/Tanah Datar, dan Dinas Perhubungan dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama Pacu Kuda Bupati Cup 2026 berlangsung. Tak hanya itu, 28 tenaga kesehatan juga disiagakan secara khusus guna memberikan layanan medis cepat dan tanggap bagi pengunjung maupun peserta kegiatan. Pengerahan ini dilakukan pada Minggu (18/10/2026) jelang dimulainya ajang tradisi yang paling dinanti masyarakat ini.
Angka ratusan personel ini bukan sekadar jumlah, melainkan bentuk keseriusan bersama dalam mengantisipasi segala kemungkinan. Dengan tingginya animo masyarakat yang datang dari berbagai penjuru, tugas petugas tidak hanya sebatas menjaga keamanan. Mengatur kelancaran arus pengunjung, membantu warga yang membutuhkan, hingga siap merespons keadaan darurat menjadi prioritas utama yang diemban oleh setiap personel yang ditugaskan.
Pengamanan secara keseluruhan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Datar, AKBP Marwan Fajrin, S.I.K., M.I.K. Di samping barisan personel yang berjaga, terlihat juga Kasi Propam, IPDA Rismaizal, dan juga bersama Kasat Reskrim Muhammad Iqbal yang berbaur di sela-sela kerumunan warga. Kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan untuk mencolok, melainkan memantau langsung situasi keamanan dan memastikan suasana acara benar-benar kondusif dari dekat. Sementara di lapangan, koordinasi dan penempatan personel dipercayakan kepada AKP Asrol, S.H., M.H., yang memastikan setiap titik strategis di kawasan gelanggang telah tercover dengan baik.
Sinergi antara Polri, TNI, dan instansi pemerintah daerah ini menegaskan bahwa keberhasilan sebuah acara bukan tanggung jawab satu pihak saja. Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” yang ditekankan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadi pedoman utama pelaksanaan pengamanan ini. Kehadiran aparat di sini bukan untuk mengintimidasi, melainkan hadir bersama masyarakat, melayani dan melindungi — terlebih ketika pimpinan ikut turun langsung memantau dari dekat.
Kasi Propam, IPDA Rismaizal, menyampaikan kepada awak media bahwa pemantauan langsung di tengah kerumunan dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas tetap berdisiplin dan melayani masyarakat dengan sikap humanis. “Kami ingin memastikan kehadiran kami di sini benar-benar dirasakan warga sebagai pelindung dan pelayan, bukan sekadar penjaga keamanan,” ujarnya.
Kombinasi antara kesiapan keamanan yang matang dan dukungan medis yang lengkap melengkapi satu sama lain. 28 tenaga kesehatan yang disiapkan memastikan pertolongan pertama dapat diberikan seketika jika ada pengunjung maupun peserta yang membutuhkannya. Semua ini disiapkan dengan satu harapan yang sama: agar Pacu Kuda Bupati Cup 2026 berjalan aman, tertib, dan penuh kehangatan bersama warga.***
Penulis : Roni Leriang


















