SDN 1 Pangenan Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar Sempat Terganggu

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | Cirebon —  Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN 1 Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, setelah sekolah tersebut terendam banjir akibat curah hujan deras. Dunia pendidikan memang selalu diuji. Kalau bukan soal fasilitas rusak, ya kebanjiran. Anak-anak mau sekolah saja kadang harus lebih tangguh dari pegawai proyek.

 

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Kamis (21/05/2026), seluruh halaman sekolah hingga ruang kelas dipenuhi genangan air. Ketinggian air bahkan mencapai sekitar 60 sentimeter sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Akibat banjir tersebut, siswa kelas 6 yang tengah melaksanakan ujian terpaksa menumpang di sekolah lain demi kelancaran kegiatan ujian. Sementara itu, proses pembersihan lingkungan sekolah dilakukan secara gotong royong bersama petugas pemadam kebakaran, Babinsa, serta para siswa dan siswi.

Kepala SDN 1 Pangenan, Asropi, S.Pd., mengatakan banjir sudah berlangsung selama dua hari dan sempat membuat aktivitas sekolah terganggu.

 

“Banjir terjadi selama dua hari. Untuk siswa kelas 6 yang sedang ujian sementara menumpang di sekolah lain. Alhamdulillah proses pembersihan dibantu Damkar, Babinsa, dan para siswa,” ujarnya.

 

Meski sempat lumpuh akibat banjir, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal pada hari berikutnya setelah dilakukan pembersihan. Namun kondisi tersebut kembali menjadi perhatian serius terkait sistem drainase dan penanganan banjir di wilayah sekitar sekolah. Karena rupanya, selain harus belajar, murid-murid juga dipaksa praktik survival menghadapi banjir tahunan.

Facebook Comments Box

Penulis : (Efraim)

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia
60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP
TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034
Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK
KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan
Balai Karantina Maluku Sambut Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI, Perkuat Sinergi Pengawasan Satwa Komisi IV DPR RI Dalam Rangka Satwa Liar
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26

60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:44

TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40

Razia Lalu Lintas Atau Kejar Setoran? Ketika Negosiasi Dan ANGKA RATUSAN RIBU MENJADI PERTANYAAN PUBLIK

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:32

KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan

Berita Terbaru

BOLMONG UTARA

Ardiansyah Mansyur Ditunjuk Sebagai Pjs Ketua FORKI Bolmut

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:13