Tinjau Korban Banjir Demak, Ahmad Luthfi Upayakan Layanan Dasar Warga Terpenuhi

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  1. Demak , Jateng||garudapost.Id Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau langsung korban bencana banjir yang mengungsi di Kantor Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Sabtu (4/4/2026).

Di pengungsian, warga tampak menempati ruang utama gedung, sebagian beristirahat di atas alas darurat, sebagian lain duduk di teras sambil menunggu kondisi di rumah mereka membaik.

Sebagai informasi, banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang pada Jumat (3/4/2026) itu berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, dengan jumlah pengungsi tercatat 2.839 jiwa. Titik terdampak tersebar di Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung.

Saat meninjau pengungsi, Luthfi nampak berdialog dengan warga, dan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada pengungsi. Total bantuan Pemprov Jateng untuk penanganan banjir Demak mencapai Rp236.985.411, yang berasal dari BPBD Jateng, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, dan PMI Jateng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai menyapa warga, Luthfi menggelar rapat terbatas untuk mengatasi persoalan tersebut. Rapat itu juga diikuti Bupati Demak Eisti’anah dan jajaran terkait.

Luthfi menegaskan, penanganan banjir Demak tidak bisa dilakukan parsial. Namun perlu ditangani secara komprehensif.

“Kita mengatasi banjir ini tidak bisa parsial. Dari hulu sampai hilir itu harus dituntaskan,” kata dia.

Bersamaan dengan upaya penanganan menyeluruh itu, kebutuhan dasar warga terdampak harus tetap dipenuhi.

“Prinsipnya layanan dasar kepada masyarakat terdampak harus terpenuhi, mulai sekolah, kesehatan, bahan pokok, makanan, dan lain sebagainya, tidak boleh ketinggalan,” ujar Luthfi.

Warga Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Musri’ah menyatakan, dia harus mengungsi karena rumahnya terdampak adanya banjir tersebut. Dijelaskan, air datang sangat cepat saat tanggul tak lagi mampu menahan arus.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 WIB, saya di rumah. Tiba-tiba airnya mengalir deras sekali dari tanggul, lama-lama jebol,” bebernya.

Menjelang sore, air terus naik hingga warga dievakuasi dengan perahu.

“Setelah ashar kami dijemput perahu, waktu itu airnya udah setinggi dada,” ungkap Musri’ah.

Facebook Comments Box

Penulis : Red jateng

Berita Terkait

Diduga Gunakan Material Campur Tanah, Proyek Oplah Rp194 Juta di Kepahiang Disorot Tim Media.
Cegah Dampak Asap Karhutlah,Rutan Majene Bagikan Masker Kepada Warga Binaan Sebagai Langkah Perlindungan Kesehatan
Dari Kandang ke Pasar, Lapas Kendal Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Petelur
Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia
Sisir Hunian Perkuat Pengawasan Rutan Majene Tegaskan komitmen Jaga Kondusifitas
TOHA — TULUS, OPTIMIS, HARMONIS, AMANAH: SIAP WUJUDKAN DESA AMANSARI MAJU, ADIL, DAN SEJAHTERA PERIODE 2026-2034
Tak Hanya Berdiskusi Dirkeswat Bersama Kankanwil Ditjenpas Bali Tinjau Langsung Kondisi Lapas Tabanan
KPM di Limau Gadang Mengaku Takut dan Bingung, Dugaan Persoalan Bansos PKH hingga Ancaman Penghapusan Berita Jadi Sorotan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:22

Diduga Gunakan Material Campur Tanah, Proyek Oplah Rp194 Juta di Kepahiang Disorot Tim Media.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:21

Cegah Dampak Asap Karhutlah,Rutan Majene Bagikan Masker Kepada Warga Binaan Sebagai Langkah Perlindungan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:45

Dari Kandang ke Pasar, Lapas Kendal Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Petelur

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:38

Sisir Hunian Perkuat Pengawasan Rutan Majene Tegaskan komitmen Jaga Kondusifitas

Berita Terbaru