Tragis !!! Nyawa Pemuda Melayang Dikeroyok Teman Sendiri saat Pesta Miras

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap – jateng ||garudapost.id
Sebuah pesta minuman keras (miras) di halaman sebuah hotel di Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, berakhir tragis. Seorang pria asal Demak berinisial AS (30) tewas usai menjadi korban pengeroyokan diduga oleh rekannya sendiri, Minggu (5/4) dini hari.

Peristiwa bermula ketika korban yang diketahui telah menginap di hotel tersebut bersama sejumlah rekannya sejak beberapa hari sebelumnya, turun dari kamar dan bergabung dengan kelompok yang tengah berpesta miras.

“Korban bergabung dengan beberapa orang yang tengah mengonsumsi miras,” ujar Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo, Senin (6/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kondisi diduga terpengaruh alkohol, korban sempat meminta uang kepada rekannya untuk membeli rokok. Namun, permintaan yang terkesan sepele itu justru memicu ketersinggungan dan berujung cekcok mulut.

“Cekcok itu kemudian memanas dan berakhir dengan aksi pengeroyokan terhadap korban,” terang Galih.

Akibat penganiayaan tersebut, AS mengalami luka robek di pelipis mata kanan, memar di bagian wajah, serta luka pada kedua lutut. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sampang, namun nyawanya tidak tertolong.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Dua terduga pelaku berhasil diamankan, yakni Z (28) warga Sampang, Cilacap, dan A (38) warga Banyumas. Keduanya kini ditahan di Polsek Sampang.

“Kami juga telah mengamankan rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi. Penyidikan masih berlangsung, tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain,” imbuh Galih.

Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Margono Purwokerto untuk menjalani autopsi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras dan tidak mudah terpancing emosi yang dapat berujung pada tindak kekerasan. “Satu nyawa melayang hanya karena masalah rokok dan alkohol. Ini pelajaran sangat berharga,” pungkas Galih.

Facebook Comments Box

Penulis : Aan

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan
Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 
Dorong Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Warga Binaan Rutan Pemalang Panen Ikan Lele
Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian,Warga Binaan Rutan Pemalang Tekuni Budidaya ikan Lele
Diduga Gunakan Material Campur Tanah, Proyek Oplah Rp194 Juta di Kepahiang Disorot Tim Media.
Cegah Dampak Asap Karhutlah,Rutan Majene Bagikan Masker Kepada Warga Binaan Sebagai Langkah Perlindungan Kesehatan
Dari Kandang ke Pasar, Lapas Kendal Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Peternakan Ayam Petelur
Kebakaran Kamar Akibat Puntung Rokok Di Desa Sindangwangi Renggut Nyawa Lansia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:03

Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:27

Dorong Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan Warga Binaan Rutan Pemalang Panen Ikan Lele

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:19

Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian,Warga Binaan Rutan Pemalang Tekuni Budidaya ikan Lele

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:22

Diduga Gunakan Material Campur Tanah, Proyek Oplah Rp194 Juta di Kepahiang Disorot Tim Media.

Berita Terbaru