Ucapan Kepala Desa Biha, Hardianto — Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, selamat siang dan salam sejahtera untuk kita semua.

Saudara-saudara sekalian, warga Desa Biha yang saya cintai,

Hari ini kita kembali berdiri di bawah bendera Merah Putih, merayakan usia Republik Indonesia yang ke-81. Bukan sekadar angka, ini adalah bukti perjuangan, pengorbanan, dan air mata para pendahulu kita yang mewariskan kemerdekaan ini kepada kita. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah cuma-cuma, melainkan hasil perjuangan yang menumpahkan darah dan nyawa demi satu tujuan: Indonesia merdeka, bebas dari penindasan, dan berdiri tegak di antara bangsa-bangsa lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai warga Desa Biha, mari kita jadikan momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan perenungan hati. Bagaimana kita menjaga kemerdekaan ini? Bukan dengan senjata, melainkan dengan persatuan, gotong royong, dan kasih sayang sesama warga. Jangan biarkan perbedaan memisahkan kita, karena di bawah naungan bendera ini, kita semua adalah saudara — satu bangsa, satu tanah air.

Mari kita lanjutkan perjuangan mereka dengan cara kita sendiri: bekerja jujur, saling membantu, menjaga lingkungan, dan mendidik anak-anak kita menjadi generasi yang berakhlak dan mencintai tanah air. Biarlah semangat kemerdekaan ini menyala di setiap hati, menerangi jalan kita menuju desa yang lebih sejahtera, damai, dan bahagia.

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-81! Semoga bangsa kita tetap kuat, bersatu, dan diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa. Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.”

Dari Murung Raya,  Priadi, Garudapost.id

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata
Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:26

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Berita Terbaru