54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudapost.id Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), dilaporkan telah mencapai kurang lebih 54 ribu hektare. Luas kawasan yang terbakar tersebut dikhawatirkan terus bertambah apabila api tidak segera dikendalikan.

Di tengah kondisi tersebut,beberapa relawan yang juga terlibat dalam kegiatan wisata di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting menyampaikan surat terbuka kepada pemerintah melalui sebuah video. Dalam pernyataannya,para relawan memohon agar pemerintah segera memberikan bantuan untuk memadamkan api, khususnya di zona inti taman nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan mengawali pernyataannya melalui salam, relawan tersebut mengungkapkan bahwa dirinya bersama para relawan dari kalangan pelaku wisata telah berupaya selama berhari-hari membantu memadamkan api di dalam kawasan taman nasional.

“Surat terbuka untuk pemerintah, mohon segera bantuannya untuk memadamkan api di zona inti Taman Nasional Tanjung Puting,” demikian permohonan yang disampaikan dalam video tersebut.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang disampaikannya, luas kawasan yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 54 ribu hektare dan berpotensi terus bertambah.

Dalam video itu, relawan juga secara khusus meminta bantuan pemerintah untuk mengerahkan water bombing, yakni upaya pemadaman kebakaran dari udara dengan menjatuhkan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Kami selaku relawan dari pelaku wisata di Taman Nasional Tanjung Puting sudah berusaha berhari-hari untuk membantu memadamkan api di dalam kawasan ini. Jadi, yang terbakar itu kurang lebih 54 ribu hektare dan akan terus bertambah. Jadi, kita mohon bantuannya di sini untuk menyalurkan water bombing,” ungkapnya dalam video tersebut.

Permohonan itu menjadi bentuk harapan para relawan agar upaya pemadaman mendapatkan dukungan tambahan, mengingat luasnya kawasan terdampak dan tantangan dalam menjangkau titik-titik kebakaran di dalam kawasan taman nasional.

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kawasan konservasi penting yang menjadi habitat berbagai satwa liar, termasuk orangutan. Kebakaran yang meluas di kawasan tersebut berpotensi mengancam kelestarian hutan beserta ekosistem di dalamnya.

Para relawan berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti permohonan bantuan tersebut dengan langkah-langkah penanganan yang diperlukan agar kebakaran tidak semakin meluas dan kerusakan ekosistem dapat ditekan.(Ronny)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ketua DPC GPD Alur Barito Bersama Jajaran PAC Muara Tuhup Gelar Pertemuan 
Pembagian Beras Bantuan Pangan di Desa Muara Laung II Berjalan Tertib dan Lancar, Warga Sambut Gembira
Alhamdulillah! Sepasang Suami Istri Yang Hilang Di Km 35 Jalan Wiki Ditemukan Selamat
Rumah Dhu’afa As-Salam Bersama PRAMUKA Galang Dana Bantuan Korban Kebakaran Jalan  Jedral Sudirman Terkumpul  4.856000
Relawan HKT Peduli Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Sekitar Kota Palangka Raya
SPBU Kelurahan Muara Laung l Dipantau Aman Kapolsek Tegaskan Larangan Pengisian Pakai Drum
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:53

54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:38

Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:32

Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:58

Ketua DPC GPD Alur Barito Bersama Jajaran PAC Muara Tuhup Gelar Pertemuan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:28

Pembagian Beras Bantuan Pangan di Desa Muara Laung II Berjalan Tertib dan Lancar, Warga Sambut Gembira

Berita Terbaru