Badung ,Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai dalam kurun waktu januari sampai April 2026 mendapatkan Devisa Negara sebesar 364,7 Miliar yaitu sebesar 22,7 persen dari target tahunan sebesar 1,6 triliun
Pernyataan Bugie Kurniawan selaku Kepala Imigrasi Ngurah Rai ketika dilaksanakan media gathering yang berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Rabu, 6/5/25
Acara Media Gathering berjalan dengan kekeluargaan dan suasana rileks dengan dihadiri 80 awak media dari berbagai media,baik cetak online dan elektronik dan seluruh kasi yang mendampingi Kepala Imigrasi Ngurah Rai
Bugi lanjut menerangkan,bahwa Imigrasi Ngurah Rai menjelaskan capaian positif pada periode januari hingga April 2026 realisasi penerimaan negara tentang pajak PP mencapai 3 64,7 miliar atau sebesar 22,7% dari target tahunan sebesar 1,6 triliun
Ini mencerminkan optimalisasi penelitian yang dilaksanakan secara profesional dan akuntabel sekaligus menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan pendapatan negara
” Jadi selain menjaga kualitas pemeriksaan imigrasi di tempat pemesanan imigrasi kami juga tetap konsisten untuk melaksanakan pengawasan dan penindakan keimigrasian” tegas Bugi
Ia juga mengatakan,Imigrasi sebagai garda terdepan pelayanan di Bandara internasional Ngurah Rai terus berupaya memastikan proses pemeriksaan di tempat periksa imigrasi berjalan secara lancar,cepat dan efisien sebagai pintu gerbang utama Pulau Bali bagi wisatawan mancanegara
Kualitas pelayanan imigrasi yang menjadi faktor krusial dalam mendukung iklim pariwisata di Bali dalam beberapa tahun terakhir arus pelintasan orang baik WNI maupun WNA menunjukkan trend peningkatan yang signifikan
Berdasarkan data pada periode januari hingga April 2026 tercatat lebih dari 4,5 juta perlintasan keluar dan masuk ke Indonesia dengan sekitar 4 juta diantaranya merupakan WNA
” Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas global sekaligus kuatnya daya tarik Indonesia di masa dunia internasional” lanjutnya
Disampaikan lebih lanjut,Kedatangan wisatawan asing juga mengalami peningkatan lebih dari 10% dibandingkan tahun sebelumnya hal ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi pertama pariwisata global
Meskipun kebijakan visa saat ini diterapkan secara lebih selektif di sisi lain isu dinamika global seperti ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah turut memberikan dampak terhadap arus berjalan internasional termasuk adanya pembatalan penerbangan menuju kawasan tersebut
Situasi ini telah kami pantau secara intensif hingga perkembangan terakhir pada 15 April 2026 setelah dilakukan pemberhentian, pemberian kepada fasilitas dan kebebasan di overstay
Berbagai kebijakan strategis dijadikan imigrasi untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut kami terus mengoptimalkan pelayanan melalui peningkatan koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh kepentingan di Bandara
Selain itu kami juga mendorong optimalisasi penggunaan fasilitas berbasis teknologi seperti Auto gate, akreditasi serta layanan devisa dalam percepat proses pemeriksaan dan meningkatkan kenyamanan bagi para wisatawan asing
Selain melaksanakan pengawasan individu gerbang juga berperan aktif dalam melakukan pengawasan imigrasi yang di lapangan upaya ini dilakukan guna menjaga ketertiban serta memastikan warga negara asing terhadap peraturan yang berlaku di wilayah Indonesia khususnya di Bali
Sepanjang Januari hingga April 2026 pejabat pelaksanaan tindakan administratif imigrasian atau teater yang meliputi masalah sebaiknya 91 tindakan pembatalan ditinggal sebanyak 30 tindakan pendeteksian terhadap 1001 orang dengan 25 orang diantaranya dipindahkan ke rumah imigrasi Denpasar serta deportasi sebanyak 112 dengan total mencapai 334 tindakan
” Data ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menegakkan hukum imigrasia sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bali ” lanjutnya
Melalui sinergi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum serta seluruh pembantu kepentingan di Bali kolaborasi ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti waspada operasi orang asing
Melalui sinergi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum serta seluruh pembantu kepentingan di Bali kolaborasi ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti waspada operasi dan melalui pengawasan orang asing
” Bali ini tidak hanya isu pariwisata yang menarik tapi juga isu pelanggaran tindakan yang dilakukan oleh orang-orang asing pengunjung di Bali” tutup Bugi

















