Garudapost.id-Masohi/Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi menerima kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tengah dalam rangka pelaksanaan Survei Ekonomi Tahun 2026, Selasa (14/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperoleh data statistik yang akurat sebagai dasar penyusunan dan evaluasi kebijakan ekonomi nasional.
Pelaksanaan survei diawali dengan koordinasi antara tim BPS Kabupaten Maluku Tengah bersama Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Masohi, Muhammat Irvan Haupea, terkait data jumlah narapidana dan tahanan yang menjadi responden. Koordinasi tersebut bertujuan memastikan proses pengumpulan data berjalan efektif, tertib, dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Survei Ekonomi Tahun 2026 bertujuan menghimpun data dasar yang akurat mengenai berbagai aktivitas ekonomi sebagai landasan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran. Data yang diperoleh diharapkan mampu memberikan gambaran yang komprehensif sebagai bahan penyusunan program pembangunan nasional.
Kepala Rutan Kelas IIB Masohi, Idris Kilkoda, menegaskan bahwa Rutan Kelas IIB Masohi berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang berorientasi pada penyediaan data statistik yang akurat dan berkualitas.
“Rutan Masohi mendukung penuh pelaksanaan Survei Ekonomi yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik. Kami memastikan seluruh tahapan kegiatan berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur sehingga data yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi penyusunan kebijakan pemerintah,” ujar Idris Kilkoda.
Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Muhammat Irvan Haupea, menyampaikan bahwa koordinasi yang baik antara Rutan Masohi dan BPS menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan survei.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada tim BPS melalui penyediaan data awal, pengaturan responden, serta pendampingan selama proses survei berlangsung. Dengan sinergi yang baik, kegiatan dapat terlaksana secara efektif tanpa mengganggu pelaksanaan pembinaan maupun pelayanan kepada warga binaan,” ungkapnya.




























