Remaja Di Temukan Tergeletak Di Kebun , Di Duga Usai Konsumsi Kecubung 

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbalingga – jateng || garudapost. Id

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun asal Kecamatan Randudongkal, Pemalang,

ditemukan warga dalam kondisi lemas di area perkebunan Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Remaja berinisial SSP itu pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah

beraktivitas di sekitar kebun. Saat ditemukan, korban dalam posisi tergeletak dan tidak

bergerak, sehingga memicu kekhawatiran warga akan kondisi keselamatannya.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Mrebet. Petugas yang

datang ke lokasi mendapati korban masih hidup, namun dalam kondisi lemah dan sulit diajak berkomunikasi.

Kapolsek Mrebet, Iptu Susetyo Yulianto, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kondisi korban saat ditemukan menyerupai orang mabuk.

“Korban masih hidup, tetapi linglung dan tidak bisa diajak komunikasi dengan baik,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Petugas segera mengevakuasi korban ke RS PKU Muhammadiyah Bobotsari untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari tim medis, korban diduga mengalami

keracunan setelah mengonsumsi buah kecubung.

“Gejalanya mengarah ke keracunan kecubung, seperti halusinasi dan gangguan kesadaran,” jelasnya.

Proses identifikasi sempat mengalami kendala lantaran korban tidak membawa kartu identitas.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi berhasil mengungkap identitas korban dan menghubungi pihak keluarga.

Keluarga korban kemudian menjemput SSP dari rumah sakit pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka.

Kasus ini menjadi peringatan akan bahaya tanaman kecubung yang dapat menimbulkan

efek halusinasi berat hingga berisiko fatal jika tidak segera ditangani.

Facebook Comments Box

Penulis : Red jateng

Editor : Red jateng

Berita Terkait

KODIM 0712/TEGAL GELAR UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TA. 2026 DI JATINEGARA
Polsek Tampaksiring Kawal Pendistribusian 2.266 Porsi Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya
Satlantas Polres Karangasem Tingkatkan Pelayanan SIM dan Edukasi Pengendara untuk Cegah Laka Lantas
Berkendara Tanpa Menggunakan Helem,  Satlantas Polres Karangasem Berikan Tilang Manual
Kanit Binmas Polsek Baturiti berikan edukasi anti bullying kepada peserta MPLS SD Negeri 1 Baturiti
Polsek Selemadeg Timur Dampingi Kunjungan Psikiater Dinas Kesehatan Tingkatkan Penanganan ODGJ
Dedy Yon Berkomitmen Tingkatkan Akuntabilitas dan Tata Kelola Keuangan Daerah
Wujud Nyata Kolaborasi, PT dSM Dukung DLH Pemalang Ciptakan Lingkungan yang Lebih Bersih
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:46

KODIM 0712/TEGAL GELAR UPACARA PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP III TA. 2026 DI JATINEGARA

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:18

Polsek Tampaksiring Kawal Pendistribusian 2.266 Porsi Makan Bergizi Gratis di Desa Manukaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:16

Satlantas Polres Karangasem Tingkatkan Pelayanan SIM dan Edukasi Pengendara untuk Cegah Laka Lantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:57

Berkendara Tanpa Menggunakan Helem,  Satlantas Polres Karangasem Berikan Tilang Manual

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:38

Kanit Binmas Polsek Baturiti berikan edukasi anti bullying kepada peserta MPLS SD Negeri 1 Baturiti

Berita Terbaru