Pemalang – Jateng || garudapost.id
Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang, dan Kantor Bea Cukai Tegal kembali menggelar operasi pasar besar-besaran terkait peredaran rokok ilegal di wilayah Kecamatan Pemalang kota.
Dalam operasi tersebut, sedikitnya 2.2. batang rokok ilegal dari berbagai merek yang siap edar di amankan petugas, Ribuan batang rokok tersebut disita karena melanggar ketentuan perundang-undangan mengenai cukai, mulai dari penggunaan pita cukai palsu hingga rokok polos tanpa kemasan resmi.
Detail Temuan dan Merek yang Disita
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, terdapat puluhan merek rokok yang teridentifikasi ilegal, Ada 19 merk rokok yang berhasil diamankan, antara lain :
1.Turbo: 100 batang
2.HJS biru : 180 batang
3.HJS putih : 220 batang
4.Kita pro : 60 batang
5.Angker hijau : 200 batang
6.Angker ungu : 80 batang
7.Angker orange : 80 batang
8.Astra bold:220 batang
9.Astra bintang : 140 batang
10.Bonte hijau :100 batang
11.Bonte ungu:160 batang
12. Marbol : 620 batang
13. Marcelo: 20 batang
14. Humer: 20 batang
15. Lato:20 batang
16. Blitz: 100 batang
17. Sceter: 20 batang
18. Marbel: 160 batang
19. Mami baru : 20 batang.
Total: 2.520 batang
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Pemalang, Khusnul Khotimah, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan respons cepat atas laporan warga terkait maraknya distribusi rokok non-cukai yang merembet hingga ke pelosok desa.
“Operasi bersama ini adalah langkah rutin untuk memutus rantai distribusi rokok tanpa cukai. Selain menyebabkan kerugian finansial negara, praktik ini merusak iklim persaingan usaha yang sehat dan sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat karena standarnya tidak teruji,” ujar Khusnul saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya, pada Rabu malam ( 6/5 ).
Khusnul juga merinci kriteria rokok ilegal yang menjadi sasaran razia,antara lain,
• Rokok Polos: Produk tanpa pita cukai sama sekali.
• Pita Cukai Palsu: Menggunakan kertas cukai tiruan.
• Salah Peruntukan: Menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan jenis atau golongan produknya.
Seluruh barang bukti kini telah dilimpahkan ke Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tegal untuk proses hukum lebih lanjut
Penulis : Ragil
Editor : Red jateng






