Herlina Maksum Nahkodai IBI Kabupaten Gorontalo 2026–2031, Fokus Turunkan Kematian Ibu dan Stunting

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

LIMBOTO,Garudapost,id– Herlina Maksum resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gorontalo periode 2026–2031 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IBI Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 yang berlangsung, Sabtu (16/5)

Pemilihan berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan. Lima kandidat tampil dalam proses pencalonan sebelum peserta Muscab akhirnya memberikan mandat kepemimpinan kepada Herlina Maksum untuk menakhodai organisasi profesi bidan tersebut lima tahun ke depan.

Terpilihnya Herlina menjadi harapan baru bagi penguatan organisasi IBI sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Gorontalo.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Herlina menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan ialah memperkuat konsolidasi internal organisasi, melengkapi struktur kepengurusan, serta memastikan seluruh program IBI berjalan selaras dengan visi pembangunan kesehatan pemerintah daerah.

Menurutnya, IBI memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi yang hingga kini masih menjadi perhatian serius di daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh ibu hamil mendapatkan pelayanan antenatal care berkualitas sesuai standar, mulai dari pemeriksaan rutin, deteksi dini risiko kehamilan hingga pendampingan pasca persalinan,” ujar Herlina.

Ia menekankan, deteksi dini terhadap faktor risiko seperti anemia, hipertensi, kekurangan energi kronik (KEK), hingga kehamilan risiko tinggi harus diperkuat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, IBI Kabupaten Gorontalo juga akan mengawal pelaksanaan Gerakan 100 Hari Penyelamatan Ibu Hamil yang saat ini menjadi program prioritas Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bersama pemerintah kabupaten/kota.

Tak hanya itu, penguatan sistem rujukan ibu hamil dan bayi akan menjadi fokus penting guna memastikan pelayanan kegawatdaruratan dapat diakses dengan cepat, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Di sisi lain, Herlina menilai edukasi masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran kesehatan ibu dan anak. Karena itu, IBI akan mengintensifkan penyuluhan mengenai tanda bahaya kehamilan, pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan, ASI eksklusif, hingga pemenuhan gizi ibu hamil dan balita.

Program tersebut juga akan melibatkan suami, keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar tercipta dukungan bersama terhadap keselamatan ibu dan bayi

“Keselamatan ibu hamil bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Dalam kepemimpinannya, Herlina juga berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kompetensi bidan melalui pelatihan kegawatdaruratan maternal neonatal serta refreshing Asuhan Persalinan Normal (APN) guna memperkuat keterampilan tenaga bidan di lapangan.

Selain fokus pada kesehatan ibu dan bayi, IBI Kabupaten Gorontalo turut memperkuat dukungan terhadap percepatan penurunan stunting melalui edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita, serta konseling ASI eksklusif.

“Pencegahan stunting harus dimulai dari hulunya, sejak remaja, masa kehamilan, hingga proses tumbuh kembang anak. Dengan langkah itu, kita berharap lahir generasi yang sehat dan berkualitas,” pungkas Herlina.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua IBI Kabupaten Gorontalo: Muscab Jadi Momentum Konsolidasi Organisasi dan Penguatan Layanan Kesehatan
Bupati Sofyan Puhi Tinjau UPTD BLK Limboto, Perkuat SDM dan Ciptakan Tenaga Kerja Siap Pakai
DPD PSI Gorontalo Bantah Kader Membelot ke PAN: “Masuk PSI Saja Tidak Pernah”
Gerak Cepat Tanpa Kompromi, Pemkab Gorontalo Turun Langsung Tuntaskan Banjir Tenilo
Program PASIARI Dipenutupan Gebyar UMKM Gorontalo Sukses Digelar
Percepat Peningkatan Layanan Kesehatan, Pemkab Gorontalo Lobi Pusat Usulkan Anggaran Rp234 Miliar
Wabup Tonny S. Junus Perkuat Gerakan GENTING, Kabupaten Gorontalo Tunjukkan Komitmen Serius Tekan Stunting
Apel Korpri: Pemkab Gorontalo Raih Predikat Tinggi IKADA 2026 dengan Nilai 99,43
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:16

Herlina Maksum Nahkodai IBI Kabupaten Gorontalo 2026–2031, Fokus Turunkan Kematian Ibu dan Stunting

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:09

Bupati Sofyan Puhi Tinjau UPTD BLK Limboto, Perkuat SDM dan Ciptakan Tenaga Kerja Siap Pakai

Senin, 11 Mei 2026 - 05:20

DPD PSI Gorontalo Bantah Kader Membelot ke PAN: “Masuk PSI Saja Tidak Pernah”

Kamis, 30 April 2026 - 16:06

Gerak Cepat Tanpa Kompromi, Pemkab Gorontalo Turun Langsung Tuntaskan Banjir Tenilo

Minggu, 26 April 2026 - 20:27

Program PASIARI Dipenutupan Gebyar UMKM Gorontalo Sukses Digelar

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Pasuruan Berhasil Ringkus Pelaku Jambret Di Pasrepan.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:56