Tegal – jateng || garudapost id.
Talang , Pembangunan Tower di wilayah Rw2 Desa Bengle kecamatan Talang kabupaten Tegal menuwai banyak permasalahan
Di antara nya tidak ada sosialisasi Kewarga yang masuk katogori lingkup dalam Tower dengan radius 100m, dan mengapa kades menurut nya tidak tahu ,itu mustahil karna pembangunan tower banyak resiko di pastikan dia punya ijin ke Desa , walaupun lewat lisan , dan pembangunan tower masih dekat dengan rumah pak kades Jelas pasti pak kades tahu hal ini.
memang warganya tidak setuju lokasi tersebut di banggun tower. Dengan alasan yang berbeda beda dari warga.
Dalam hal ini warga (Am) dia merasa terganggu dekat lokasi sedangkan dia kalau di liat masih radius 100m . Akan tetapi tidak sesuai mendapat kan dengan resiko nya yang akan datang , jangka panjang.
Sebelum pembangunan juga tidak ada sosialisasi di warga maupun di kantor Balai desa Bengle
Warga aslinya menolak pembanggunan tower ini apa lagi tepat di tempat keramaian. Yang melingkup Rt 10,Rt 12,Rt, 13.
Rt 21 dan yg lain
Ini waktu pemasangan ini saja sudah menggangu karna bahan material yang di pakai di angkut mobil besar mondar mandir. Menggangu kenyamanan juga.
Warga bersih keras menolak
Dalam hal ini “Arie”, 11/06/2026 selaku sekdis Lsm Harimau. Membantu keinginan warga dia selaku memediasikan antara kades dan pihak tower (vendor) dengan warga masyarakat desa Bengle ,akan tetapi hari yang di tunggu tidak bisa berhadapan dengan warga ada apa dengan nya. Masih di ragukan hal ini.
Kalau sekalu penanggung jawab(vendor) tidak ada keinginan bertemu dengan warga jelas di sini ada permainan. Warga sendiri yang jadi korban. Lsm. Harimau
Sekdis menghimbau biar segera ini tuntas kan warga sangat geram dan minta di perhentikan pemasangan tower dan kalau bisa di gagal kan lsm harimau mendukung hal ini
Dan kapan kita bersama warga ber audensi lagi biar ini cepat selesai menurut nya.
Penulis : Red jateng
Editor : Red jateng

















