Garudapost.id-Ambon/Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali melaksanakan kegiatan sidak rutin di kamar hunian warga binaan, Kamis (25/06).
Kegiatan sidak ini dilaksanakan secara rutin dan berkala, bahkan dilakukan setiap minggu secara acak pada blok dan kamar hunian yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas pengawasan serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam rutan.
Menindaklanjuti Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan, kegiatan sidak ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini di lingkungan pemasyarakatan.
Sidak dipimpin oleh jajaran petugas pengamanan dan dilakukan secara menyeluruh pada sejumlah kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan difokuskan pada titik penggeledahan kamar hunian di Blok Dahlia kamar 1 dan kamar 2. Dari hasil penggeledahan tersebut, tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba maupun barang terlarang lainnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan pengarahan kepada warga binaan terkait pentingnya menjaga ketertiban, disiplin, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di dalam rutan. Kegiatan berlangsung dengan pendekatan humanis, profesional, dan tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak warga binaan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, menjelaskan bahwa sidak rutin merupakan langkah preventif yang terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
“Sidak rutin ini kami laksanakan setiap minggu secara acak sebagai bentuk komitmen dalam deteksi dini gangguan kamtib. Dengan pola acak ini, diharapkan pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh,” ujar Jefry.
Ia menambahkan bahwa kegiatan sidak tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan edukasi bagi warga binaan agar semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan bersama.
“Kami selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan sidak. Tujuannya bukan hanya pengawasan, tetapi juga membangun kesadaran bersama agar lingkungan rutan tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan mengaku mendukung pelaksanaan sidak rutin yang dilakukan pihak rutan karena dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.
“Kami mendukung kegiatan ini karena membuat lingkungan menjadi lebih tertib dan aman. Dengan kondisi seperti ini, kami juga bisa menjalani pembinaan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan sidak rutin yang dilakukan setiap minggu secara acak dan berkelanjutan, Rutan Kelas IIA Ambon terus berkomitmen mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis, sekaligus memperkuat upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,

















