Lapas Kendal Optimalkan Lahan Idle untuk Budidaya Gambas, Pare, dan Timun sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal-Jateng||garudapost.id-

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan (WB) melalui pemanfaatan lahan idle menjadi area pertanian produktif. Kali ini, Lapas Kendal melakukan kegiatan pembukaan dan pengolahan lahan untuk budidaya tanaman gambas, pare, dan timun yang akan dikelola sebagai bagian dari program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Kegiatan diawali dengan pengolahan lahan dan pembuatan bedengan tanam yang dilakukan secara gotong royong oleh Warga Binaan di bawah pengawasan petugas. Proses tersebut meliputi pembersihan area, penggemburan tanah, pembentukan jalur tanam, hingga persiapan penanaman benih agar tanaman dapat tumbuh secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kendal menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan yang sebelumnya belum produktif ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan keterampilan pertanian kepada Warga Binaan.

“Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian, tetapi juga dibekali nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya,Pada Jum’at (26/6;).

Dalam kegiatan tersebut, para Warga Binaan terlihat aktif melakukan persiapan lahan dan penaburan benih pada bedengan yang telah dibuat. Tanaman gambas, pare, dan timun dipilih karena memiliki nilai produktivitas yang baik serta dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan makanan (bama) di lingkungan Lapas Kendal.

Selain menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan WBP, hasil panen yang nantinya diperoleh diharapkan dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan dapur Lapas sehingga mampu meningkatkan kemandirian serta efisiensi pengelolaan bahan makanan.

Melalui optimalisasi lahan pertanian SAE, Lapas Kendal terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi Warga Binaan. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional serta implementasi pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.

Facebook Comments Box

Penulis : Ragil

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Wakili Kapolsek Seltim, Bhabinkamtibmas Desa Tangguntiti Hadiri Puncak Upacara Ngenteg Linggih di Banjar Kebon
Sat Samapta Polres Bangli Intensifkan Patroli Barcode, Wujud Rasa Aman Warga dihari Raya Kuningan
Omzet Rp1,4 Miliar Jadi Sorotan, Musdes BUMDes Munjungagung Berakhir Ricuh
Cegah terjadinya Kriminalitas Pada Malam Hari, Polsek Penebel Laksanakan Patroli Blue Light
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Penebel Patroli Subuh
Patroli Malam Polsek Baturiti Intensifkan Pencegahan C3, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
Bupati Bantaeng Resmi Buka Gebyar Muharam 1448 H, Dorong Syiar Islam dan Pengembangan Karakter Generasi Muda
Antrean BBM Mengular, Satlantas Polres Pasuruan Turun Tangan Cegah Kemacetan di Beji
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:15

Wakili Kapolsek Seltim, Bhabinkamtibmas Desa Tangguntiti Hadiri Puncak Upacara Ngenteg Linggih di Banjar Kebon

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:58

Sat Samapta Polres Bangli Intensifkan Patroli Barcode, Wujud Rasa Aman Warga dihari Raya Kuningan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Omzet Rp1,4 Miliar Jadi Sorotan, Musdes BUMDes Munjungagung Berakhir Ricuh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:58

Cegah terjadinya Kriminalitas Pada Malam Hari, Polsek Penebel Laksanakan Patroli Blue Light

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:55

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Polsek Penebel Patroli Subuh

Berita Terbaru