Garudapost.id (jatim)-Kegiatan rangkaian Grebeg Suro, Kirab Budaya dan Sedekah Bumi di Dusun Kebonwangen diawali dengan senam sehat bersama warga sejak pagi hari pukul 07.00 WIB. Acara pembuka ini berjalan meriah dan penuh semangat, dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan usia.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pengurus dan tokoh masyarakat setempat, antara lain:
– Ibu Ketua RT
– Ibu Kepala Dusun (Kasun)
– Ibu Bidan desa
Keikutsertaan dan dukungan mereka menjadi penyemangat bagi warga untuk hadir dan menjaga kebersamaan. Senam sehat ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga sebagai modal utama menjaga kerukunan lingkungan.
Kirab Budaya dan Sedekah Bumi dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah, keamanan, serta kesejahteraan yang diberikan kepada seluruh warga Dusun Kebonwangen. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya leluhur, memperkuat persatuan, serta menjaga identitas tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.
Selain senam sehat di hari pelaksanaan utama, rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak awal bulan Juni:
– Senin, 15 Juni 2026: Pawai Obor mulai pukul 19.00 WIB
– Selasa, 16 Juni 2026: Nguri-uri Budoyo Makam (Ziarah dan penghormatan leluhur) bersama Mbah Bronto dan Mbah Pondito, pukul 14.00 WIB
– Sabtu, 27 Juni 2026: Pertunjukan Kesenian Bantengan, pukul 14.00 – 17.00 WIB
– Minggu, 28 Juni 2026:
Senam Sehat bersama warga (07.00 WIB – selesai)
Pawai Ancar (Kirab mengelilingi dusun membawa sesajen hasil bumi) dimulai pukul 13.00 WIB
Kepala Dusun Kebonwangen menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dipertahankan sebagai tradisi tahunan. Ia berharap generasi muda tetap mencintai dan melestarikan budaya sendiri, serta menjaga semangat kebersamaan yang sudah terjalin baik.
Dengan semangat kekeluargaan, Kirab Budaya dan Sedekah Bumi tahun ini berjalan lancar, tertib, dan meriah, menjadi bukti bahwa tradisi dan kearifan lokal tetap hidup di tengah masyarakat modern.
Jurnalis///IDA.
















