Garudapost.id-Masohi/Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Zulkifli Bintang, di Rutan Kelas IIB Masohi. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pelaksanaan tugas, peningkatan kualitas layanan, pembinaan warga binaan, serta optimalisasi sarana pendukung sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Sabtu (4/7)
Dalam pelaksanaannya, Kabid Pelayanan dan Pembinaan memberikan penguatan kepada seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Masohi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Ia mengingatkan agar setiap pelaksanaan tugas selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan, standar operasional prosedur, serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Selain itu, integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas menjadi nilai utama yang harus terus diimplementasikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan.
“Kegiatan monitoring dan evaluasi bukan hanya untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kualitas kinerja, membangun budaya kerja yang profesional, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin baik. Saya berharap seluruh jajaran terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan integritas dan tanggung jawab,” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku, Zulkifli Bintang.
Rangkaian monitoring dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke berbagai layanan dan fasilitas, meliputi penggeledahan blok hunian, pemeriksaan kondisi bangunan, pengecekan layanan Self Service bagi warga binaan dan layanan kunjungan di PTSP, pemantauan pelaksanaan tes urine di klinik, hingga peninjauan Dapur Sehat. Dari hasil monitoring tersebut, seluruh layanan berjalan dengan baik, didukung sistem CCTV yang terintegrasi, sementara sejumlah masukan teknis turut diberikan untuk semakin mengoptimalkan efektivitas layanan dan tata kelola di Rutan Kelas IIB Masohi.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan instrumen penting dalam memastikan seluruh satuan kerja terus berkembang melalui perbaikan yang berkesinambungan. “Monitoring dan evaluasi harus mampu menghasilkan perubahan yang nyata. Setiap rekomendasi menjadi bahan penyempurnaan agar kualitas pelayanan, pembinaan, dan pengamanan di seluruh UPT Pemasyarakatan di Maluku semakin optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Masohi, Idris Kilkoda, menyampaikan bahwa hasil monitoring dan evaluasi menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan. “Masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi kami. Seluruh jajaran berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan yang semakin prima, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta warga binaan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemasyarakatan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan. Sinergi antara Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis diharapkan mampu menghasilkan layanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang modern, humanis, dan berintegritas.

















