Garudapost.id-Ambon/Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon bekerja sama dengan Puskesmas Nania melaksanakan kegiatan skrining Infeksi Menular Seksual (IMS) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) bagi warga binaan sebagai upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan derajat kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh sebanyak 75 warga binaan. Jumat (03/07)
Skrining dilaksanakan di Klinik Rutan Kelas IIA Ambon oleh tim kesehatan dari Puskesmas Nania yang terdiri atas dr. Stephanie Saimima selaku dokter, Roslina Lasarina selaku perawat, dan Nabila Putri Rizky. Pelaksanaan kegiatan meliputi konseling, skrining faktor risiko, pemeriksaan kesehatan, serta pemeriksaan IMS dan HIV sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Dokter Puskesmas Nania, dr. Stephanie Saimima, menjelaskan bahwa skrining IMS dan HIV merupakan langkah penting dalam mendeteksi secara dini kemungkinan adanya infeksi sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
“Melalui skrining ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sejak dini, khususnya terkait Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV. Pemeriksaan ini juga disertai dengan konseling dan edukasi agar warga binaan memahami pentingnya menjaga kesehatan, mengenali faktor risiko, serta tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan apabila membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan lebih lanjut,” ujar dr. Stephanie.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Rutan Ambon dan Puskesmas Nania dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan. Menurutnya, skrining IMS dan HIV merupakan bagian dari pemenuhan hak warga binaan atas layanan kesehatan sekaligus bentuk komitmen Rutan Ambon dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat.
“Kolaborasi dengan Puskesmas Nania menjadi langkah nyata dalam memastikan warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal. Melalui skrining IMS dan HIV ini, kami berharap setiap warga binaan dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga apabila ditemukan indikasi penyakit dapat segera ditangani sesuai prosedur. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan warga binaan,” ungkap Jefry.
Salah seorang warga binaan, Marzuki, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan skrining yang difasilitasi oleh Rutan Ambon bersama Puskesmas Nania. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat karena dapat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menambah pengetahuan mengenai pentingnya pencegahan IMS dan HIV.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan ini. Selain mengetahui kondisi kesehatan kami, petugas kesehatan juga memberikan penjelasan yang mudah dipahami tentang cara mencegah penularan IMS dan HIV. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi kami,” tutur Marzuki.
Selain melakukan pemeriksaan, tim kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan IMS dan HIV, pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, serta manfaat pemeriksaan kesehatan secara berkala. Seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan hasil pemeriksaan dan kenyamanan warga binaan selama mengikuti skrining.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Partisipasi aktif sebanyak 75 warga binaan selama tiga hari pelaksanaan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Nania, Rutan Kelas IIA Ambon terus memperkuat pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pembinaan yang humanis serta mendukung terwujudnya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif.

















