Saat Dikonfirmasi Lewat Telepon, Kades Banjaragung Balongpanggang Ucapkan Kata Kurang Pantas: “Tak Ada Kepentingan Saya Menanggapi Wartawan

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudapost.id jatim-Gresik – Kepala Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, memicu kecaman saat menanggapi upaya konfirmasi awak media. Saat dihubungi lewat telepon seluler terkait sejumlah dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa, yang bersangkutan justru melontarkan kata-kata yang dinilai kurang pantas dan menolak memberikan penjelasan apa pun.

Kejadian bermula ketika tim wartawan berupaya menghubungi Kepala Desa Banjaragung untuk meminta klarifikasi menyangkut dugaan penyimpangan anggaran ketahanan pangan Dana Desa Tahun 2025 yang sempat mencuat belakangan ini. Alih-alih bersedia menjawab pertanyaan atau memberikan waktu temu, yang bersangkutan bersikap kasar.

“Menurut saya tidak ada kepentingan bagi saya untuk membaca atau menanggapi konfirmasi dari wartawan,” ujar Kepala Desa dengan nada tinggi, disertai ucapan yang dinilai tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap seorang pelayan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap tersebut menuai kekecewaan mendalam dari kalangan Wartawan. Mereka menilai seorang pejabat desa memiliki kewajiban transparan dan terbuka terhadap informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat, termasuk permintaan konfirmasi dari pers.

“Sebagai pemimpin desa, seharusnya santun saat bicara. Kalau memang tidak ada masalah, mengapa marah-marah dan menolak menjelaskan? Itu justru makin membuat kami curiga,” ungkap salah satu wartawan ( SPL )

Sebagaimana diketahui, sebelumnya telah beredar informasi mengenai dugaan penyimpangan penggunaan anggaran ketahanan pangan Dana Desa Banjaragung tahun 2025, yang diduga tidak direalisasikan sesuai rencana. Padahal masyarakat berhak mengetahui kejelasan pengelolaan keuangan yang bersumber dari uang negara.

Warga berharap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gresik maupun Inspektorat Daerah segera turun tangan. Selain menelusuri dugaan penyimpangan anggaran, mereka juga meminta pihak berwenang menegur sikap Kepala Desa yang dinilai tidak menghormati profesi pers dan hak publik atas informasi yang benar.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya meminta tanggapan resmi melalui jalur lain dan akan terus memantau perkembangan kasus ini.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambang Kamtibmas Polsek Denpasar Barat, Perkuat Sinergi dengan Karyawan Warehouse untuk Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Kondusif
BREBES BANGUN KANDANG SAPI PERAH TERBESAR SE-JAWA TENGAH *Investasi Rp1,2 Triliun Targetkan Swasembada Susu Nasional
Teguhkan Komitmen Profesionalisme Perawat Rutan Pemalang Naik Pangkat
Polres Gianyar Terima Supervisi Setum Polda Bali, Perkuat Tata Kelola Naskah Dinas Polri
Patroli Preventif di Pura Kehen, Polsek Kota Polres Bangli Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Wisatawan
Patroli Dialogis KRYD Polsek Selemadeg Timur, Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Patroli SPBU Jelijih, Polsek Selemadeg Timur Pastikan Distribusi BBM Aman dan Kondusif
Kapolsek Selemadeg Timur Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin, Integritas, dan Kesiapsiagaan Personel
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:36

Sambang Kamtibmas Polsek Denpasar Barat, Perkuat Sinergi dengan Karyawan Warehouse untuk Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Kondusif

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:14

BREBES BANGUN KANDANG SAPI PERAH TERBESAR SE-JAWA TENGAH *Investasi Rp1,2 Triliun Targetkan Swasembada Susu Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:58

Teguhkan Komitmen Profesionalisme Perawat Rutan Pemalang Naik Pangkat

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00

Patroli Preventif di Pura Kehen, Polsek Kota Polres Bangli Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Wisatawan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:53

Patroli Dialogis KRYD Polsek Selemadeg Timur, Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terbaru