Garudapost.id-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua kembali melaksanakan kerja bakti sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara petugas dan warga binaan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Saparua bersama jajaran pimpinan, staf pegawai, dan warga binaan dengan fokus pembersihan area depan Kantor Lapas Saparua hinga Taman Patung pahlawan Nasional Pattimura yang menjadi salah satu akses masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Jumat, (24/07/2026).
Kegiatan kerja bakti meliputi pencabutan rumput liar dan gulma, pemotongan rumput yang tumbuh di sekitar area depan kantor dan patung Pattimura, pengumpulan seluruh sisa hasil pembersihan, kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan secara terkendali melalui pembakaran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam pengawasan petugas pengamanan sehingga berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi bagian dari pembinaan yang menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kebersamaan kepada warga binaan. Lingkungan depan Kantor Lapas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diharapkan tetap terawat sehingga memberikan kesan yang bersih, rapi, dan nyaman bagi setiap orang yang melintas maupun berkunjung.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan bahwa menjaga kebersihan area depan kantor merupakan bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik sekaligus wajah institusi.
“Bagian depan kantor ini berada di jalur yang sering dilalui masyarakat, bahkan wisatawan yang datang ke Saparua. Karena itu, kebersihannya menjadi tanggung jawab bagi kami juga. Saya berharap rasa memiliki ini terus tumbuh, sehingga menjaga kebersihan menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kasubsi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan berjalan lancar di bawah pengawasan petugas.
“Kegiatan hari ini berlangsung sederhana, tetapi dampaknya langsung terlihat. Area depan kantor menjadi lebih bersih dan nyaman dipandang. Dari sisi pengamanan semuanya berjalan tertib, sementara warga binaan juga menunjukkan kepedulian dengan bekerja sama menyelesaikan setiap bagian yang dibersihkan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan berinisial Y.P. mengaku kegiatan tersebut memberikan makna tersendiri bagi dirinya. “Sebenarnya area ini merupakan tempat umum yang sering dilalui masyarakat. Kami yang setiap hari berada di dekat lingkungan ini juga merasa punya tanggung jawab untuk ikut menjaganya. Kerja bakti seperti ini mengajarkan kami bahwa peduli terhadap kebersihan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan sekitar,” tuturnya.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, Lapas Kelas III Saparua terus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus memperkuat pembinaan karakter warga binaan melalui nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

















