Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggelar rapat internal guna membahas proses tahapan Seleksi Peserta Magang Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Tahun 2026 di Lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada penempatan di Lapas Geser, Jum’at (31/7).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, serta dihadiri oleh jajaran pejabat struktural dan admin maganghub Lapas Geser. Pertemuan ini fokus menyusun strategi seleksi yang unggul, bersih dan berdampak positif bagi masyarakat.
Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, mengatakan bahwa agenda ini dilaksanakan untuk mengevaluasi dan memantapkan tahapan seleksi. Hal ini bertujuan untuk memperoleh peserta magang dengan kualifikasi dan kompetensi yang sesuai kebutuhan instansi. Ia juga menekankan agar proses seleksi berjalan secara objektif dan transparan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun. Hal ini untuk menjaga integritas dan kredibilitas Lapas Geser dalam pelaksanaan program pemagangan,” tegas Alhamid.
Untuk menggali potensi terdalam dari para peserta, rapat internal tersebut menyepakati adanya tahapan seleksi lanjutan bagi peserta yang sudah lolos seleksi berkas. Admin maganghub Lapas Geser, Darmin Saleh, menjelaskan bahwa langkah inovatif ini diambil agar penilaian tidak hanya terpaku pada biodata peserta.
“Kami menyepakati untuk menerapkan asesmen tambahan berupa wawancara secara daring. Metode ini sangat bermanfaat untuk mengukur secara langsung kompetensi, kepribadian serta motivasi kuat yang dimiliki oleh masing-masing peserta magang,” ujar Darmin Saleh.
Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah progresif ini. Beliau menegaskan bahwa program pemagangan adalah sarana efektif bagi para alumni universitas untuk mendalami dunia kerja yang profesional dan akuntabel. Ia berharap proses asesmen ini mampu menyaring talenta terbaik yang adaptif terhadap dinamika hukum dan pemasyarakatan.
“Program pemagangan ini menjadi momentum investasi bagi masa depan pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan. Melalui tahapan seleksi yang diperketat, kami ingin berkontribusi menghasilkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan siap berkontribusi nyata dalam melayani dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegas Nober.
Melalui persiapan yang matang dan sistematis ini, Lapas Geser tidak hanya membuka pintu kerja sama yang baik dengan lulusan universitas, tetapi juga memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa proses rekrutmen berjalan dengan sangat adil, jujur dan berorientasi pada kualitas.

















