DUNGALIYO, Garudapost.Id– Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus menghadiri prosesi penobatan gelar adat kepada Camat Dungaliyo, Anton Panani, S.Pd., di Aula Kantor Camat Dungaliyo, Desa Botubulowe, Minggu (20/9/2026).
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, Anton Panani dianugerahi gelar adat “Wuleya Lo Lipu Lo Limutu Lo Dunggala To Dungaliyo” sebagai bentuk penghormatan sekaligus amanah untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Gorontalo.
Bupati Sofyan Puhi dalam sambutannya menegaskan bahwa penobatan gelar adat bukan sekadar pemberian pulanga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi Gorontalo agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Gorontalo itu ada karena ada tradisinya. Tugas kita bersama adalah mempertahankan dan melestarikan tradisi yang berlandaskan syariat dan agama, Adat ti Hula-hulaa to Syaraa, Syaraa ti Hula-hulaa to Qur’ani,” ungkap Sofyan.
Ia menyampaikan, gelar adat yang dianugerahkan kepada Anton Panani bukan hanya sebuah penghormatan, melainkan juga amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, seorang pemimpin di Gorontalo tidak hanya mengemban tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat adat, menjaga kearifan lokal, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
Pada kesempatan itu, Bupati Sofyan turut menyampaikan ucapan selamat kepada Anton Panani atas gelar adat yang diterimanya. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemangku adat yang telah melaksanakan prosesi penganugerahan tersebut.
Kehadiran Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap pelestarian adat dan budaya daerah. Upaya ini sekaligus memperkuat identitas Gorontalo serta mendorong pewarisan nilai-nilai luhur budaya kepada generasi muda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Venny Junus Anwar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Roman Nasaru, para camat, kepala desa, pemangku adat, imam wilayah, serta undangan lainnya.


























